Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSAKSI menggunakan mata uang asing, tentu menjadi hal biasa dilakukan untuk menunjang berbagai aktivitas bisnis, pendidikan, atau kegiatan lainnya.
Tak hanya itu, transaksi valas juga dilakukan banyak orang untuk kepentingan investasi walaupun terdapat risiko di dalamnya.
Saat ini, banyak bank yang sudah melayani transaksi valas dengan layanan yang sangat mudah. Kemudahan tersebut diberikan perbankan agar aktivitas anda bisa lebih efisien dan cepat.
Baca juga: Bank BJB Bukukan Laba Rp2,8 Triliun pada 2022
Namun, dibalik berbagai kelebihan dan kemudahan melakukan transaksi valas, ada kabar gembira bagi Anda yang sering melakukan transaksi. Di mana, hanya dengan melakukan transaksi valas, Anda bisa membawa pulang TV LED atau logam mulia 24 karat.
Ya, kali ini bank bjb memberikan reward kepada nasabah yang rutin melakukan transaksi valas melalui program Loyalty Customer Transfer Valas 2023.
Baca juga: Kinerja Bisnis Solid, Laba bank bjb Tumbuh 11% di Tahun 2022
Ini merupakan program dalam bentuk pemberian hadiah kepada nasabah, baik perorangan maupun perusahaan yang telah melakukan transaksi outgoing transfer dengan frekuensi transaksi terbanyak.
Persyaratannya Sangat Mudah
Untuk mengikuti program ini, syaratnya pun cukup mudah. Anda cukup menjadi nasabah bank bjb yang dibuktikan dengan kepemilikan rekening bank bjb. Pemberian hadiah akan diberikan setiap bulan pada nasabah yang telah melakukan frekuensi transaksi Outgoing Transfer (OT) terbanyak.
Baca juga: Ajak Teman Dapat Cuan Sampai Dengan Rp350 Ribu
Apabila nasabah telah mendapatkan hadiah pada periode berjalan, maka tidak diikutsertakan kembali untuk mendapatkan hadiah program berikutnya. Pengesahan pemenang setiap bulannya akan dilakukan secara internal dan diumumkan ke setiap Cabang (tidak melalui media).
"Pemenang akan diumumkan maksimal pada minggu kedua bulan berikutnya dan pengambilan hadiah dapat dilakukan di Kantor Cabang. Jenis hadiah dapat berubah mengikuti ketersediaan stok barang," kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.
Bentuk Apresiasi terhadap Nasabah BJB
Menurut dia, program ini digelar sebagai bentuk apresiasi bank bjb terhadap nasabah baik perusahaan atau perorangan yang banyak melakukan transaksi valas.
Periode program Loyalty Customer Transfer Valas 2023 berlaku cukup panjang mulai 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2023. Masih banyak waktu dan kesempatan untuk mengikuti program ini.
Diketahui, salah satu layanan valas bank bjb adalah bjb Remittance. Di mana bank bjb melayani jasa layanan kiriman uang (Transfer) dalam valuta asing yang ditujukan ke rekening yang berada di dalam maupun luar negeri atas permintaan dan untuk kepentingan nasabah.
Baca juga; Bank bjb dan Pemprov Jabar Kolaborasi Salurkan Kredit Mesra untuk UMKM di Kota Medan
Manfaat transaksi ini adalah memberikan solusi atas transaksi kiriman uang dalam valuta asing bagi nasabah/Walk in Customer (WIC).
Dukungan Teknologi Handal
Beberapa keunggulan transfer valas adalah dapat dilakukan dalam mata uang sesuai dengan permintaan dan menggunakan sumber dana yang fleksibel yaitu baik dalam rupiah maupun valuta asing secara tunai/non tunai. Kemudian kurs dan biaya yang kompetitif.
Layanan ini juga memiliki dukungan teknologi andal dan jaringan bank koresponden milik bank bjb yang akan memberikan kemudahan serta keamanan dalam melakukan kiriman uang valuta asing Anda sampai tujuan dengan aman dan tepat waktu.
Melalui One Day Service Settlement (sesuai ketentuan yang berlaku), permintaan kiriman uang valas Anda dapat diterima pada hari yang sama (intra-day). Juga dapat melayani transaksi Transfer, khususnya Outgoing Transfer (OT) dalam 130 mata uang valuta asing ke berbagai negara. (RO/S-4)
Back to Back Loan merupakan program pinjaman yang memungkinkan nasabah memperoleh kredit dengan menjaminkan dana simpanan mereka sendiri di bank yang sama.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum
AFTECH dan Perbanas menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara perbankan dan fintech sebagai langkah krusial dalam memperluas akses kredit nasional.
Menurutnya, pemerintah daerah justru membutuhkan anggaran untuk dibelanjakan untuk pembangunan daerah.
DPR RI desak pemerintah daerah klarifikasi dana Rp234 triliun yang mengendap di bank.
Finnet aktif membantu proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di salah satu Bank BUMN.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved