Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KADEK Widya mulai membuka usahanya pada April 2014. Bermodal uang Rp75 juta, ia membangun kos-kosan dengan lima kamar di Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali.
"Awal mula cuma ada lima kamar dan semua itu kos-kosan, lengkap dengan furnitur dan fasilitas air panas. Mindset kami itu dulu bukan untuk harian, tapi bulanan," tutur Kadek mengawali kisahnya kepada Media Indonesia, Minggu (27/2).
Saat itu, kos-kosan menjadi pilihan karena Benoa, di luar kawasan Nusa Dua yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), belum seramai sekarang.
Belum banyak hotel berbintang. Taman Bhagawan yang menjadi salah satu pusat event pun belum ada. Saat itu, sebagian besar turis yang berkunjung ke Benoa bisa dikategorikan dari kelas menengah. Oleh karena itu, menurutnya, saat itu penginapan harian bukan pilihan tepat.
Namun, setelah beroperasi, permintaan untuk sewa harian mulai menumpuk. Kadek pun memberanikan diri mengubah konsep kos-kosannya menjadi homestay dengan nama Kubu Garden Suites and Villas Nusa Dua.
Saat itu, dengan fasilitas yang sederhana, penginapan tersebut dipatok tarif mulai dari Rp250 ribu per hari.
"Saat itu masih sangat sederhana. Belum ada kolam renang. Kolam renang baru kami buat setahun setelah berjalan. Semua step by step," tuturnya.
Setelah hampir 10 tahun beroperasi, kini Kadek sudah memiliki 19 kamar dengan jenis yang bervariasi dengan harga di kisaran Rp450 ribu hingga Rp700 ribu per hari. Semua, lanjut Kadek, hampir terisi penuh setiap hari.
Kesuksesannya dalam melakukan ekspansi tidak terlepas dari upaya transformasi digital yang ia lakukan Sejak tahun awal, Kadek langsung mempromosikan penginapannya secara daring, seperti Booking.com dan Traveloka.
"Sekarang hampir penuh, rata-rata full booked setiap hari karena kami termasuk murah. Bahkan kami sekarang kebanjiran turis Rusia," ucap perempuan asli Bali itu.
"Semua yang mau menginap harus reservasi dulu via online. Kadang-kadang kalau ada yang datang pay on arrival, tidak dapat tempat."
Baca juga : OJK Berkomitmen Akselerasi Akses Keuangan Masyarakat Indonesia
Kadek mengaku senang dengan pencapaiannya saat ini. Dengan uang tabungan dari hasil bekerja, ia berhasil membangun sebuah komplek penginapan yang memang ia cita-citakan sejak lama.
"Kami menyadari Nusa Dua punya banyak spot bagus dan kami tidak mau hanya jadi penonton," tandasnya.
Dalam kesempatan terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi para pelaku UMKM di sektor pariwisata yang telah masuk ke ekosistem digital.
Pemerintah pun memastikan akan terus memberikan pelatihan kepada para pebisnis mikro, kecil dan menengah sehingga mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang besar dari kecanggihan teknologi. Ia optimistis langkah tersebut dapat menunjang sistem pemasaran produk pelaku UMKM di Bali.
"Pelatihan akan terus kita lakukan dalam bingkai kolaborasi dengan para penggerak UMKM ekonomi kreatif di Bali. Kita ingin membuka peluang usaha dan lapangan kerja 4,4 juta di 2024. Saya sangat yakin bisa kita lakukan," ucap Sandiaga.
Terkait pengembangan UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif, Presiden Joko Widodo juga sempat memberi arahan khusus. Ia menginstruksikan Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki memperkuat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui skema klaster.
Cara tersebut dianggap lebih efektif karena para penerima sudah terkonsentrasi dan pengawasan pun lebih mudah.
Saat ini, salah satu yang menjadi percontohan adalah KUR klaster untuk kelompok usaha kerajinan di Bali. Kelompok tersebut menyuplai hasil produksi kepada Krisna, pusat oleh-oleh terbesar di provinsi tersebut.
"Kalau sudah ngumpul itu enak, yang minjamkan juga tidak mengurusi satu per satu, tidak mengurusi 10 juta-10 juta. Bank juga pusing. Jadi lebih bagus sekaligus di klaster kemudian di klaster itu dibagi-bagi," jelas mantan wali kota Surakarta itu.
Jika dana sudah tersalur dan bisnis berjalan lancar, Kepala Negara meyakini skala usaha yang dilakukan kelompok penerima KUR akan semakin membesar. Dari yang semula hanya menjual bahan mentah, berkembang menjadi usaha pengolahan dan memasok barang setengah jadi atau jadi.
"Sudah banyak sekali yang saya lihat di daerah-daerah kemasannya sudah bagus. Jualannya juga lebih gampang. Seperti klaster handycraft, saya lihat Krisna, itu sangat baik. Pengrajin berproduksi dan off taker-nya ada. Kemudian ada show room untuk menjual barang-barang itu. Artinya dari produksi sampai ke konsumen itu menjadi jelas. Dengan begitu, yang meminjamkan uang, bank maupun lembaga nonbank yakin bahwa uang yang kita pinjamkan itu bisa kembali," paparnya. (
Sektor layanan kesehatan di kawasan Asia Pasifik, khususnya Asia Tenggara, tengah mengalami perubahan struktural yang signifikan.
Kemendikdasmen bergerak cepat dan terukur setelah capaian tahun 2024, khususnya melalui penguatan pada domain manajemen SPBE.
DIGITALISASI sistem pengamanan dianggap menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasi hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional.
Pemkab Pringsewu memperkuat digitalisasi pengadaan barang dan jasa melalui peran BUMD untuk mendorong sistem yang transparan, efisien, dan akuntabel.
KETUA Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha (merchant) agar tidak menolak pembayaran menggunakan uang tunai (Rupiah).
Aset kripto semakin diperhitungkan bukan hanya karena peluang nilai, tetapi juga karena fungsinya dalam diversifikasi keuangan modern
Pullman Bali Legian Beach menggelar perayaan Imlek 17 Februari 2026 dengan buffet khas oriental, live cooking, Chinese dance, dan suasana hangat kebersamaan.
Pullman Bali Legian Beach menghadirkan Timeless Valentine 14 Februari 2026 dengan dinner romantis tujuh hidangan, live acoustic, dan Infinity Pool tepi pantai.
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
TEGURAN Presiden Prabowo Subianto tentang sampah di Bali saat ini membangunkan kesadaran kolektif masyarakat Bali untuk menangani sampah.
Ruwetnya persoalan pertanahan di Bali kembali mencuat seiring bergulirnya kasus dugaan kriminalisasi yang menjerat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali I Made Daging.
GUBERNUR Bali Wayan Koster langsung merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di pantai Kuta, Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved