Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang melihat potensi investor strategis untuk masuk ke PT Bank Syariah Indonesia (BSI).
Langkah itu bertujuan mengisi posisi pemegang saham sebelumnya, yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Sehingga, nantinya ada perubahan struktur pemegang saham di tubuh BSI.
Baca juga: Total Aset Perbankan Syariah Indonesia Naik Terus
Hingga saat ini, saham BRIS yang beredar di masyarakat (free float) mencapai 9,91% di bursa saham. Kementerian BUMN optimistis porsi saham kepemilikan masyarakat bertambah di masa mendatang. Porsi Bank Mandiri dalam kepemilikan saham Bank BSI diketahui mencapai 50%.
"Dari sisi pemegang saham pengendali sekarang Bank Mandiri. Itu akan menjadi pengendali selamanya karena ada strategic decision," jelas Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dalam konferensi pers, Rabu (15/2).
"Kemudian BRI dan BNI perlahan akan mulai keluar dari BSI," imbuhnya.
Baca juga: Inflasi Melandai, BI Disarankan Menahan Suku Bunga Acuan pada Level 5,75%
Lebih lanjut, dia mengatakan Kementerian BUMN akan melihat peluang pasar pengganti, jika BRI dan BNI mulai keluar dari BSI. Adapun indikator investor dilihat dari pasar dan seberapa besar size-nya.
"Ini terus berproses. Kami terus berdiskusi dengan investor potensial. Kami ingin sebenarnya global bank yang mampu menaikkan kelasnya BSI, agar menjadi pemain di level global," ungkap Tiko, sapaan akrabnya.(OL-11)
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif sambil mempertahankan peringkat Baa2.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
Banyaknya peraturan yang tumpang tindih, proses perizinan yang berlapis, serta perubahan kebijakan yang terlalu sering telah menjadi penghambat nyata bagi investasi di Indonesia.
Keterlibatan investor asing turut dipertimbangkan seiring keterbatasan teknologi nasional dan masih berlangsungnya penyusunan regulasi karbon biru di Indonesia.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved