Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta orang kaya atau mampu tak lagi mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi, seperti pertalite dan solar.
Saat ini pemerintah tengah merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM, untuk mengendalikan penyaluran BBM subsidi.
Adapun kendaraan yang masih diperbolehkan membeli pertalite ialah mobil dengan kriteria mesin di bawah 1.500 cubicle centimeter (cc).
"Kami akan melihat bahwa yang kelas-kelas tertentu seharusnya sudah bisa menggunakan BBM yang berkualitas," kata Arifin di Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (24/1).
BBM berkualitas itu termasuk di antaranya pertamax series untuk jenis gasoline, maupun pertamina dex dan dexlite untuk BBM bagi kendaraan diesel. BBM tersebut dapat membantu mengurangi efek rumah kaca dan emisi polutan udara.
Baca juga: Biaya Tinggi Perbankan Dorong Devisa Hasil Ekspor Kabur
Soal rencana pengendalian penyaluran BBM subsidi, PT Pertamina telah melakukan uji coba pembatasan pembelian pertalite 120 liter per hari untuk mobil sejak September 2022 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Penggunaan BBM subsidi lewat aplikasi MyPertamina juga masih belum ditentukan kriteria kendaraan alias semua jenis mobil masih bisa meminum pertalite.
"Konsepnya sudah kami kirim. kalau sudah di approve (diterima), nanti keluar pengaturannya," jelas Arifin.
Sebelumnya dikemukakan, dari data yang dihimpun Ekonom senior Faisal Basri, BBM jenis pertalite digunakan oleh kendaraan roda empat sebanyak 70% dan 30% oleh pengguna roda dua. Tertinggi dikonsumsi mobil pribadi dengan 98,7%, taksi online 0,6%, taksi plat kuning 0,3%, dan angkot 0,4%.
Sementara itu untuk roda dua, pertalite digunakan oleh motor pribadi sebanyak 97,8% dan ojek online 2,2%. 10% orang termiskin menikmati subsidi BBM hanya 3,1%. Sedangkan, yang terkaya paling banyak menikmati dengan 29,1%. (OL-4)
Pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dikhawatirkan berdampak pada sejumlah sektor.
Mendukung penanganan bencana pada masa tanggap darurat, BPH Migas memberikan keringanan pembelian solar dan pertalite di Aceh, dengan pembebasan barcode.
Anggota Komisi VI DPR Khilmi meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya seperti kasus Pertalite yang dicampur air di Jawa Timur.
Sejumlah warga di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang mengeluh motor rusak setelah diisi Pertalite.
PERTAMINA Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperpanjang posko aduan terkait kendaraan yang 'brebet' atau mogok usai mengisi BBM jenis pertalite, hingga 10 November 2025 mendatang.
DPR RI akan memanggil pemerintah dan Pertamina menyusul laporan kendaraan yang mogok atau motor brebet setelah mengisi bahan bakar jenis Pertalite di Jawa Timur.
Pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dikhawatirkan berdampak pada sejumlah sektor.
Kementerian ESDM menargetkan uji coba program mandatori campuran bahan bakar nabati (BBN) biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 50% (B50) pada BBM jenis solar dapat terealisasi pada 2026.
Mendukung penanganan bencana pada masa tanggap darurat, BPH Migas memberikan keringanan pembelian solar dan pertalite di Aceh, dengan pembebasan barcode.
PEMERINTAH berencana untuk mengurangi ekspor minyak sawit mentah, atau Crude Palm Oil (CPO) sebesar 5,3 juta ton pada tahun depan untuk mandatori biodiesel B50 di 2026
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mematangkan penggunaan campuran biodiesel pada Bahan Bakar Minyak (BBM) solar sebesar 50% atau B50.
DISPARITAS harga antara minyak kelapa sawit dengan solar yang menjadi bahan baku biodiesel mendorong terjadinya kenaikan dana produksi BPDPKS harus mengubah alokasi dana pembiayaan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved