Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN sekarang mesti berkomitmen untuk berkontribusi menjaga lingkungan dengan penerapan prinsip green corporate. Ini dilakukan PT Sicepat Ekspres Indonesia sebagai perusahaan ekspedisi pertama di Indonesia yang menerapkan kebijakan logistik hijau. Sicepat mewujudkan penerapan prinsip green corporate dalam seluruh aktivitas perusahaan melalui konsep 4R (replace, recycle, reuse, dan reduce).
CEO Sicepat Ekspres The Kim Hai mengungkapkan bahwa sebagai perusahaan pengiriman, pihaknya menyadari bahwa aktivitas operasional perusahaan turut menyumbang dampak polusi yang besar bagi lingkungan. Oleh karena itu, ia menegaskan perusahaan dengan optimisme memulai langkah strategisnya untuk dapat menerapkan prinsip-prinsip green corporate dari hulu hingga hilir proses bisnis, baik dari segi operasional maupun manajerial.
"Komitmen ini merupakan perjalanan awal bagi seluruh lapisan karyawan Sicepat Ekspres untuk bersama-sama menerapkan prinsip green corporate sesuai dengan standardisasi ISO 14000: 2015. Kebijakan yang selanjutnya akan diterapkan kami untuk mewujudkan komitmen green corporate tersebut di antaranya meliputi green office, green operational, green warehouse, green procurement, dan green design," papar The Kim Hai dalam keterangan tertulis, Jumat (25/11).
Sicepat Ekspres melakukan penandatanganan komitmen itu bersama oleh jajaran direksi dan seluruh karyawan pada Selasa (22/11) di kantor pusat, Medialand Tower, Kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Agenda penandatanganan dilakukan secara langsung oleh The Kim Hai beserta jajaran direksi lain.
Tidak hanya kesepakatan bersama di level direksi, Sicepat mengadakan webinar internal bertema Sicepat Menuju Green Corporate secara daring pada Kamis (24/11). Mengundang Moh. Noor Andi Kusumah (Inspektur Wilayah 3 Kementerian Lingkungan Hidup), Tamara Giovanni (Marketing Manager Volta), dan Putra Senjara (Assistant Manager HSE SiCepat), perusahaan memberikan edukasi kepada karyawan terkait prinsip dasar dan langkah strategi untuk bersama-sama mewujudkan komitmen green corporate.
Sebelumnya, Sicepat mengawali komitmen green corporate melalui kerja sama pembelian 10.000 sepeda motor listrik sebagai kendaraan operasional penjemputan dan pengantaran paket bersama PT Volta Indonesia Semesta pada Desember 2021. Selain itu, melalui kegiatan corporate social responsibility (CSR) perusahaan berkolaborasi bersama Dinas Kehutanan Jawa Barat dalam program penanaman 30 ribu bibit pohon di lahan kritis wilayah Hutan Pantai Pangandaran dan Cibiru Wetan, Jawa Barat. (OL-14)
DALAM rangka memperkuat penetrasi pasar dan memaksimalkan potensi pembiayaan di wilayah Jawa Barat, PT Shinhan Indo Finance (SIF) mengoptimalkan kembali operasional Kantor Cabang Bandung.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Melalui sistem Unified User, hambatan administrasi dalam proses rekrutmen diminimalisir.
MEREK perawatan kulit asal Korea Selatan, Innisfree, menutup seluruh gerai fisiknya di Indonesia. Perusahaan tetap melayani konsumen melalui penguatan kanal digital dan retailer resmi.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
PERUSAHAAN harus mampu menjalankan dua mesin secara paralel yaitu menjaga bisnis inti tetap optimal sambil terus melakukan langkah-langkah inovasi terobosan.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Ketahanan energi jadi prioritas nasional utama pada 2026 seiring penguatan strategi ekonomi hijau yang menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemimpin pasar karbon global berkat hutan tropis terluas ketiga di dunia.
Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola karbon dan pembiayaan iklim berbasis hutan pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30).
Saat ini, regulator menuntut hasil yang terukur dan berintegritas, termasuk kebutuhan akan dampak iklim yang nyata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved