Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan inklusi keuangan, termasuk syariah di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan ialah mendorong peningkatan literasi keuangan nasional.
"Upaya peningkatan inklusi keuangan masih mempunyai kendala terutama literasi keuangan yang belum optimal. OJK tentunya mendorong agar ini bisa ditingkatkan agar angkanya lebih dari 50%," kata dia dalam Seminar Nasional dalam program Ekon Goes to Campus bertema Menuju Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka di Dunia di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dikutip dari siaran pers, Jumat (25/11).
Forum seminar tersebut, kata Airlangga, merupakan bagian tidak terpisahkan dari percepatan tingkat literasi dan inklusi keuangan. Strategi lain yang digunakan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan ialah melalui penguatan regulasi dan tata kelola, pengembangan kapasitas riset, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, serta peningkatan kesadaran dan literasi publik.
Sejauh ini, strategi tersebut dinilai membuahkan hasil yang ditunjukkan oleh berbagai indikator ekonomi dan keuangan syariah global yang konsisten berada di peringkat atas. Bahkan berdasarkan Global Islamic Financial Report, Indonesia berhasil menempati peringkat pertama pada Islamic Finance Country Index 2021, diikuti oleh Arab Saudi pada urutan kedua dan Malaysia pada urutan ketiga. Hal ini sejalan dengan potensi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
Airlangga yang juga merupakan Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) menambahkan, sebagai langkah untuk mengoptimalkan literasi keuangan, DNKI telah menyelenggarakan kegiatan edukasi sebanyak 542 kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian/Lembaga dan 333 kegiatan yang dilakukan oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan.
Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kemenko Perekonomian Erdiriyo menyatakan, ekonomi dan keuangan syariah merupakan salah satu bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goal's/SDGs) Indonesia.
Sementara itu, Analis Ahli Madya Keuangan Syariah Adhitya Ginanjar mengungkapkan, ekonomi dan keuangan syariah fokus pada keadilan atau pemerataan ekonomi kepada seluruh masyarakat. Keberadaan lembaga keuangan syariah juga turut mendorong bagaimana usaha kecil berkembang dan meningkat.
Sedangkan Wakil Rektor Bidang Akademik UNY Margana mengatakan, kegiatan seminar yang bertajuk ekonomi syariah ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam rangka menumbuhkan kewirausahaan, agar tidak lagi menjadi pencari kerja melainkan pencipta kerja. (OL-12)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama CIMB Niaga Finance mempertegas komitmennya dalam memperluas literasi keuangan
Sepanjang 2025, Asuransi Jasindo secara konsisten menggelar berbagai program literasi keuangan dan asuransi di 11 kota di Indonesia.
Inovasi berkelanjutan menjadi kunci bagi industri keuangan digital untuk tetap relevan dan dipercaya masyarakat.
Generasi muda Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat fungsi pelindungan konsumen di sektor jasa keuangan dengan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 38 Tahun 2025.
Menkop Ferry mencontohkan kiprah koperasi penyandang tunanetra yang memproduksi Al Qu'ran braille dan menyumbangkannya ke masjid.
1.000 peserta hadir secara fisik maupun daring untuk mendapatkan teori, praktik dan berdiskusi langsung bersama fasilitator, serta simulasi pengelolaan keuangan harian.
Dana CSR sebesar Rp 100.000.000 disampaikan kepada Penyandang Disabilitas melalui Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).
Di tengah perekonomian yang makin kompleks dan layanan keuangan digital yang berkembang pesat, literasi keuangan menjadi keterampilan penting bagi generasi muda Indonesia.
Meningkatnya akses layanan keuangan digital di kalangan remaja Indonesia membawa konsekuensi baru: paparan terhadap perilaku finansial yang tidak sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved