Kamis 17 November 2022, 17:19 WIB

Anantara Energi-Countrywide Hydrogen akan Bangun Fasilitas Produksi Hidrogen dan Amonia Hijau di KEK Karimun 

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Anantara Energi-Countrywide Hydrogen akan Bangun Fasilitas Produksi Hidrogen dan Amonia Hijau di KEK Karimun 

Dok. Anantara Energi
Kerja sama Anantara Energi dan Countrywide Hydogen membangun fasilitas produksi hidrogen dan amonia hijau di KEK karimun

 

PERUSAHAAN pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berskala dunia, Quantum Power Asia dan ib vogt yang telah tergabung dalam Proyek Anantara Energi yang didedikasikan untuk mendanai dan membangun PLTS di Indonesia, melanjutkan komitmen investasi untuk pembangunan Mega Proyek PLTS 3.5 GW yang akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Karimun, Kepulauan Riau. 

Melalui Anantara Energi di Indonesia, pada Kamis (17/11), telah ditandatangani nota kesepahaman (Memoranudm of Understanding/MoU) dengan Countrywide Hydrogen untuk mengkaji pembangunan fasilitas pembangunan hidrogen hijau di KEK Karimun. 

Fasilitas produksi itu akan menjadi bagian dari Mega Proyek PLTS yang tengah dikembangkan ib vogt dan Quantum Power Asia dan telah memperoleh komitmen pendanaan dari lembaga keuangan hingga USD6 miliar.

Untuk menyiapkan studi konsep pembangunan fasilitas produksi hidrogen tersebut, Anantara Energi bekerja sama dengan perusahaan Australia, Countrywide Hydrogen. Countrywide Hydrogen adalah perusahaan global terkemuka yang berinvetasi di bidang energi terbarukan dan terdaftar pada Bursa Efek Autralia dengan kode ASX-Listed ReNu Energy Limited (ASX:RNE)

“Kami telah menyepakati kerja sama dengan Countrywide Hydrogen untuk bersama-sama melaksanakan dan mendanai studi konsep yang akan mencakup studi kelayakan tekno komersial yang tengah dilakukan untuk menyiapkan fasilitas produksi hidrogen dan amonia hijau di Indonesia,” kata Simon G Bell, Direktur Anantara Energi, Kamis (17/11).

“Setelah memperoleh hasil positif dari studi kelayakan dan studi konsep untuk fasilitas pembangunan hidrogen hijau, Anantara akan membangun, mendanai dan mengoperasikan 100 MWp Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang akan menyediakan kebutuhan energi bersih secara domestik dan menyediakan investasi yang lebih besar untuk pembangunan fasilitas produksi yang terus meningkat di KEK Karimun," tambahnya.

Fasilitas produksi hidrogen dan amonia hijau, lebih jauh tidak hanya akan memenuhi kebutuhan energi bersih di Indonesia, tapi juga negara-negara lainnya di kawasan Asia dan potensi pasar di kawasan Eropa, setelah mencukupi kebutuhan energi bersih secara domestik di Indonesia.

Baca juga : BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,25%

Managing Director Countrywide Hydrogen Geoffrey Drucker mengatakan, studi konsep dan studi kelayakan akan secara efektif memungkinkan produksi mencapai 1.650 ton hidrogen per tahun di KEK Karimun dan mencakup investasi langsung mencapai USD50 miliar serta investasi tidak langsung di bidang infrastruktur dan industri rantai pasok lainnya.

“Setelah hasil positif dari studi konsep dan studi kelayakan ini dicapai, maka diharapkan fasilitas produksi ini akan selesai dibangun pada tahun 2024 dan memulai produksinya di awal tahun 2025,” jelasnya.

Geoffrey mengatakan, hidrogen dan amonia akan memainkan peran penting dalam mencapai target nol emisi karbon untuk masa depan energi bersih di Indonesia dan Asia, menciptakan generasi pembangkit listrik tanpa emisi, transportasi untuk pertambangan, dan proses industri lainnya. 

"Kami berencana untuk memenuhi kebutuhan pasar yang kompetitif, dan pembangunan fasilitas produksi ini akan secara terus menerus diperluas untuk menjangkau pasar yang lebih besar di Asia Tenggara melalui skema ekspor energi yang disepakati," terangnya.

Anantara Energi saat ini telah menyiapkan lebih dari 600 hektare area untuk pembangunan Mega Proyek PLTS dan sedang berproses untuk memperoleh izin, juga komitmen pendanaan untuk pembangunan 3.500 MWp PLTS dengan kapasitas penyimpanan energi mencapai hingga 12 GWh di Kepulauan Riau. 

Proyek itu juga memiliki tujuan untuk menyediakan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan lokal sebelum mengekspor listrik ke Singapura melalui 400 kV kabel bawah laut.

Countrywide Hydrogen adalah perusahaan global terdepan yang mengawali proyek produksi hidrogen terbarukan untuk mendukung pencapaian target nol emisi karbon dunia. Saat ini Countrywide Hydrogen bermitra dengan berbagai proyek pengembangan energi bersih yang berlokasi di Autralia dan Amerika Utara. (RO/OL-7)

Baca Juga

MI/HO

Apresiasi Pelanggan Setia, IOH Hadirkan Promo Spesial

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 09:00 WIB
IOH pun menghadirkan promo spesial paket data 100GB seharga Rp100.000, sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh 100 juta pelanggan...
Antara/Ari Bowo Sucipto.

Aksi NFA dalam Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Dirasakan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 07:33 WIB
Sejak ada NFA, peternak ayam petelur difasilitasi. Ketika harga telur ayam jatuh, NFA memfasilitasi pembelian telur agar peternak tidak...
Antata

KKP Siap Kawal Mutu Produk Perikanan di IKN

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:33 WIB
Selain itu, pengendalian mutu produk perikanan turut dilakukan melalui sertifikasi secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya