Jumat 11 November 2022, 14:45 WIB

Wapres: Orang Miskin tidak Ada jika Potensi Zakat Dioptimalkan

Indriyani Astuti | Ekonomi
Wapres: Orang Miskin tidak Ada jika Potensi Zakat Dioptimalkan

MI/Indriyani Astuti.
Maruf Amin menyerahkan program bantuan bersama Baznas Microfinance Masjid kepada jemaah Masjid At-Taqwa, Pondok Cabe Udik, Tangerang.

 

WAKIL Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menginginkan potensi zakat dapat dimaksimalkan secara nasional terutama untuk memberikan bantuan bagi masyarakat miskin. Wapres memperkirakan pengumpulan zakat di Indonesia hanya menyentuh angka 10% dari total potensi yang ada.

"Mendekati baru 10%. Belum 10%, potensi zakat kita. Belum wakafnya juga masih rendah sekali. Apabila potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf bisa kita optimalkan, saya yakin tidak ada orang miskin di Indonesia," ujar Wapres seusai menyerahkan program bantuan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Microfinance Masjid kepada jemaah Masjid At Taqwa, di Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (11/11). Total bantuan mencapai Rp100 juta.

Program Baznas Microfinance Masjid merupakan produk Bank Zakat Mikro yang telah berjalan di 20 masjid Jabodetabek pada tahap awal. Pada kesempatan itu, Wapres juga menginginkan agar masjid turut berperan memberikan bantuan pada jemaah dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari program Bank Zakat Mikro insiasi Baznas. Bank Zakat Mikro adalah layanan keuangan mikro yang digulirkan Baznas untuk mendayagunakan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lain kepada mustahik pelaku usaha mikro dalam bentuk pembiayaan permodalan dan pengembangan usaha.

Ma'ruf dalam sambutannya mengatakan, Baznas yang memiliki beragam program sangat berguna bagi kesejahteraan umat. Baznas telah membantu peran pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui program produktif yang digulirkan. "Semoga semakin banyak masyarakat yang terbantu, karena BAZNAS tak hanya memberikan ikan, namun juga kailnya agar mustahik bisa mandiri secara ekonomi,” ujar Wapres.

Tak hanya itu, Wapres Ma'ruf memastikan pemerintah akan terus berusaha untuk mengatasi berbagai persoalan yang dialami masyarakat, khususnya di bidang ekonomi. "Ini bagian dari pada upaya-upaya pemerintah yang terus berupaya mengentaskan kemiskinan,” katanya.

Pimpinan Baznas Rizaludin Kurniawan menyebut dalam program bantuan kali ini, pembiayaan microfinance masjid dijalankan dengan menggunakan prinsip al-qardh. Ini beraerti pembiayaan tidak menarik keuntungan, baik dalam bentuk bagi hasil, margin, atau istilah lain sejenis. 

"Dengan kata lain, para penerima manfaat dapat dengan tenang menjalankan usahanya. Kami juga ingin mereka terhindar dari riba saat menjalankan usaha," ujarnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Ist

Jamkrindo Kembali Salurkan Bantuan Sembako, Sarana Prasarana, dan Layanan Trauma Healing Di Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:38 WIB
Bantuan yang disalurkan pada Sabtu (03/12), merupakan bantuan tahap empat yang telah diberikan...
Ist

Produk Perlengkapan Bayi dari Polandia Hadir di Ajang IMBEX 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:10 WIB
Lionelo merupakan perusahaan perlengkapan bayi dari Polandia yang telah berhasil meraih kepercayaan banyak orangtua dari negara...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Harga BBM Nonsubsidi Terbaru, Shell dan Vivo Lebih Mahal

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 18:56 WIB
Awal Desember 2022, sejumlah SPBU, termasuk swasta menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) jenis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya