Selasa 08 November 2022, 19:05 WIB

Sandiaga Tawarkan Arab Saudi Investasi Kereta Gantung di Puncak

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Sandiaga Tawarkan Arab Saudi Investasi Kereta Gantung di Puncak

Dok Kemenparekraf
Menparekraf Sandiaga Uno dan Menteri Pariwisata Arab Saudi Al Khatieb

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menawarkan investasi kereta gantung di Puncak, Bogor, kepada Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Al Khatieb di bursa pariwisata terbesar di dunia, World Travel Market (WTM) 2022, London, Senin (7/11).

"Kita membicarakan kereta gantung yang akan menghubungkan beberapa destinasi wisata di Puncak dan destinasi lainnya," kata Sandiaga dalam keterangannya, Selasa (8/11).

Ia menuturkan kebutuhan proyek kereta gantung di jalur Puncak untuk mengurai kemacetan karena tingginya masyarakat Indonesia menghabiskan liburan di sana.

Menurut kajian Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, keseluruhan panjang lintasan angkutan berbasis rel tersebut adalah 27,88 km. Ini terbagi dalam dua segmen.

Segmen I dari Sentul City - Taman Safari sepanjang 23,40 km menggunakan moda Kereta AGT (automated guideway transit). Untuk segmen II dari Taman Safari - Puncak sepanjang 4,48 km dimana segmen ini baru menggunakan kereta gantung. Total biaya yang dibutuhkan dalam membangun kereta gantung di kawasan Puncak sebesar Rp7,31 triliun.

Sandiaga memaparkan, Indonesia dan Arab Saudi memiliki fokus utama kerja sama di bidang sustainable tourism atau konsep wisata berkelanjutan. Ia juga menyinggung soal kerja sama ekonomi dari jemaah umrah.

"Banyaknya para jemaah umrah yang diharapkan juga bisa memicu kerja sama dari segi peluang ekonomi kreatif kita, khususnya di beberapa kota besar di Saudi," ujar Menparekraf.

Di kesempatan tersebut, Mr. Ahmed mengundang Sandiaga untuk hadir Global World Travel and Tourism Council (WTTC) ke-22 di Riyadh. Gayung bersambut, untuk menindaklanjuti pertemuan di London, Sandiaga dijadwalkan akan menyambangi Arab Saudi.

"Nanti menjadi titik awal dari kerja sama Saudi dengan Indonesia di sektor parekraf secara berkelanjutan dalam jangka waktu 10 tahun ke depan. Harapannya tentunya penciptaan peluang usaha, ekonomi yang lebih baik," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Adeng Bustomi.

Pertimbangan dalam Beli Rumah untuk Kehidupan Jangka Panjang

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 21:24 WIB
Tips berikutnya, usahakan untuk tidak terburu-buru saat membeli rumah. Terdapat banyak faktor yang harus...
Dok. Ist

Jamkrindo Kembali Salurkan Bantuan Sembako, Sarana Prasarana, dan Layanan Trauma Healing Di Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:38 WIB
Bantuan yang disalurkan pada Sabtu (03/12), merupakan bantuan tahap empat yang telah diberikan...
Ist

Produk Perlengkapan Bayi dari Polandia Hadir di Ajang IMBEX 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:10 WIB
Lionelo merupakan perusahaan perlengkapan bayi dari Polandia yang telah berhasil meraih kepercayaan banyak orangtua dari negara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya