Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Pengendara Diimbau Waspada Kabut Tebal dan Cuaca Ekstrem di Kawasan Puncak

Akmal Fauzi
01/1/2026 17:38
Pengendara Diimbau Waspada Kabut Tebal dan Cuaca Ekstrem di Kawasan Puncak
Kendaraan terjebak kemacetan saat diberlakukan sistem satu arah dari arah Puncak menuju Jaklarta di kawasan Gunung Mas, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/12/2025).(MI/Ramdani)

KEOLISIAN Resor Cianjur, Jawa Barat, mencatat cuaca ekstrem masih melanda jalur utama Cianjur, khususnya kawasan Puncak. Kondisi tersebut disertai kabut tebal yang patut diwaspadai pengendara karena jarak pandang menjadi sangat terbatas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, Ajun Komisaris Polisi Hardian Andrianto, mengatakan hujan lebat disertai kabut tebal kerap terjadi di kawasan Puncak sejak beberapa hari terakhir, terutama selama libur panjang akhir tahun.

“Termasuk pada Kamis pagi hingga siang kabut tebal masih menyelimuti jalur Puncak, jarak pandang hanya 5-10 meter, sehingga pengendara diminta waspada dan berhati-hati, selalu menjaga jarak aman dan menyalakan lampu utama,” kata Hardian dikutip dari Antara, Kamis (1/1). 

Ia menjelaskan, selama libur akhir tahun arus kendaraan di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur sempat mengalami peningkatan hingga mencapai 1.000 kendaraan per jam. Namun, memasuki hari pertama tahun 2026, volume kendaraan kembali menurun.

Meski demikian, sejumlah rekayasa lalu lintas tetap diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus di wilayah hukum Bogor. Sistem satu arah diterapkan secara situasional guna mencairkan antrean, setelah dilakukan koordinasi dengan Polres Bogor.

“Situasional ketika terjadi kepadatan arus di wilayah hukum Bogor, diberlakukan sistem satu arah dari Puncak Pass guna antisipasi macet total dengan ekor memasuki wilayah hukum Cianjur,” katanya.

Hardian menuturkan, pada malam pergantian tahun 2026 pihaknya sempat memberlakukan penutupan arus mulai dari Tugu Lampu Gentur hingga jalur by pass. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemacetan total seiring meningkatnya volume kendaraan masyarakat yang hendak merayakan malam tahun baru.

Arus lalu lintas dengan tujuan Bogor, Jakarta, dan sekitarnya dialihkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi. Namun, jalur utama kembali dibuka pada pukul 22.00 WIB karena volume kendaraan berangsur menurun setelah dilakukan rekayasa arus.

“Saat malam pergantian tahun sempat dilakukan penutupan arus dari Cianjur ke Puncak pada pukul 18.00 WIB karena volume kendaraan meningkat, namun sekitar pukul 22.00 WIB arus kembali dibuka normal dari kedua arah,” katanya.

Sementara pada hari pertama tahun 2026, lanjut dia, volume kendaraan yang melintas di sepanjang jalur Puncak-Cianjur masih terbilang tinggi dengan tujuan sejumlah destinasi wisata di kawasan tersebut. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas akan kembali diberlakukan secara situasional apabila terjadi antrean.
(Ant/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya