Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era digital, aktivitas transaksi pada umumnya menggunakan uang elektronik. Namun, tidak seluruh gerai atau penyedia barang dan jasa memiliki akses pada uang elektronik. Oleh karena itu, uang tunai masih saat ini tetap digunakan. Salah satu cara untuk mendapatkan uang tunai adalah dengan gesek tunai (gestun). Apa itu gestun, dan apa yang menjadi bahayanya.
Gesek tunai (Gestun) adalah praktik dimana pengguna kartu kredit secara sengaja mencoba menarik uang tunai, tidak melalui ATM atau Anjungan Tunai Mandiri, namun alih alih melalui gerai atau toko.
Hal ini dilakukan dengan melakukan manipulasi seolah-olah terjadi transaksi jual beli dengan melakukan pembayaran melalui kartu kredit. Namun, sebenarnya tidak ada barang yang diperjualbelikan.
Pengguna kartu kredit hanya mencoba mengambil uang tunai melalui kartu kredit di gerai terdekat, karena dianggap memiliki bunga yang lebih kecil dibanding di ATM.
Gesek tunai sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan. Karena, kartu kredit berbeda dengan debit, dengan kredit memiliki limit dalam peminjamannya. Maka, terdapat potensi risiko kartu kredit bermasalah akibat secara tidak sadar menggunakan kartu kredit melewati ambang batas limit penggunaan.
Selain itu, penggunaan gesek tunai juga berpotensi dapat merugikan pengguna kartu kredit. Hal ini disebabkan oleh potensi pencurian data atau manipulasi data kartu kredit yang digunakan di gerai yang tidak aman.
Selain itu, pengambilan dalam gerai yang dianggap mudah, akan menciptakan rasa kecanduan. Hal ini nantinya akan mendorong sifat untuk terus menggunakan kartu kredit secara berlebihan dan tidak bertanggung jawab.
Maka, sistem kartu kredit yang bersifat utang, akan secara perlahan lahan naik, hingga tanpa sadar sudah berada dalam nilai yang tinggi.
Lebih lanjut, aktivitas gesek tunai juga dilarang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pelanggaran ini dapat menyebabkan Anda dapat didaftarhitamkan dalam aktivitas transaksi keuangan yang melibatkan bank yang bersangkutan.
Oleh karena itu, gesek tunai adalah salah satu aktivitas yang berbahaya dan harus dihindari dalam siklus finansial Anda. (OL-1)
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Sarinah memprediksi puncak transaksi akan terjadi pada 6 hingga 13 Maret 2026, bertepatan dengan periode pencairan Tunjangan Hari Raya.
Bank Mandiri 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Pada sisi aplikasi, keamanan menekankan penerapan “shift-left” dan “kemampuan pemulihan” secara bersamaan.
Banyak yang belum tahu kalau sekarang (biaya 0,3 persen) itu sudah dihilangkan, sudah dicabut, jadi 0% sekarang. QRIS bebas biaya (untuk transaksi di bawah Rp500 ribu).
Dengan fitur ini, jelas dia, trader dapat mengubah tingkat leverage kapan pun tanpa perlu membuka posisi baru.
Startup pembayaran Durianpay mencatat pertumbuhan signifikan pada 2023 dengan peningkatan lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya dan kenaikan tiga kali lipat TPV.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved