Selasa 01 November 2022, 11:30 WIB

Mengenal Gestun dan Bahayanya

Mesakh Ananta Dachi | Ekonomi
Mengenal Gestun dan Bahayanya

MI/PANCA SYURKANI
Seorang perempuan bertransaksi menggunakan mesin EDC di sebuah SPBU di kawasan Kuningan, Jakarta.

 

DI era digital, aktivitas transaksi pada umumnya menggunakan uang elektronik. Namun, tidak seluruh gerai atau penyedia barang dan jasa memiliki akses pada uang elektronik. Oleh karena itu, uang tunai masih saat ini tetap digunakan. Salah satu cara untuk mendapatkan uang tunai adalah dengan gesek tunai (gestun). Apa itu gestun, dan apa yang menjadi bahayanya. 

Pengertian gesek tunai (Gestun)

Gesek tunai (Gestun) adalah praktik dimana pengguna kartu kredit secara sengaja mencoba menarik uang tunai, tidak melalui ATM atau Anjungan Tunai Mandiri, namun alih alih melalui gerai atau toko. 

Hal ini dilakukan dengan melakukan manipulasi seolah-olah terjadi transaksi jual beli dengan melakukan pembayaran melalui kartu kredit. Namun, sebenarnya tidak ada barang yang diperjualbelikan. 

Pengguna kartu kredit hanya mencoba mengambil uang tunai melalui kartu kredit di gerai terdekat, karena dianggap memiliki bunga yang lebih kecil dibanding di ATM.

Bahaya Gestun

Gesek tunai sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan. Karena, kartu kredit berbeda dengan debit, dengan kredit memiliki limit dalam peminjamannya. Maka, terdapat potensi risiko kartu kredit bermasalah akibat secara tidak sadar menggunakan kartu kredit melewati ambang batas limit penggunaan.

Selain itu, penggunaan gesek tunai juga berpotensi dapat merugikan pengguna kartu kredit. Hal ini disebabkan oleh potensi pencurian data atau manipulasi data kartu kredit yang digunakan di gerai yang tidak aman. 

Selain itu, pengambilan dalam gerai yang dianggap mudah, akan menciptakan rasa kecanduan. Hal ini nantinya akan mendorong sifat untuk terus menggunakan kartu kredit secara berlebihan dan tidak bertanggung jawab. 

Maka, sistem kartu kredit yang bersifat utang, akan secara perlahan lahan naik, hingga tanpa sadar sudah berada dalam nilai yang tinggi.

Lebih lanjut, aktivitas gesek tunai juga dilarang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pelanggaran ini dapat menyebabkan Anda dapat didaftarhitamkan dalam aktivitas transaksi keuangan yang melibatkan bank yang bersangkutan. 

Oleh karena itu, gesek tunai adalah salah satu aktivitas yang berbahaya dan harus dihindari dalam siklus finansial Anda. (OL-1)

Baca Juga

Isy

Tren Produk Makanan dan Minuman Korea Rambah Pasar Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 14:49 WIB
Selain makanan olahannya, bahan makanan yang diimpor dari Korea Selatan juga ramai beredar di pasar modern...
Ist

DEP National Convention Dorong Mitra Bergerak Cepat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 14:09 WIB
DEP Nascon kali ini mengambil tema "Let's Make Miracles" yang merupakan ajakan bagi seluruh mitra usaha DEP untuk...
Ist

Sandiaga Dorong Produk Ekraf RI Makin Dikonsumsi Selama Haji

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 14:04 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno mendorong banyak produk-produk ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia seperti fesyen dan kuliner dikonsumsi selama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya