Minggu 30 Oktober 2022, 17:33 WIB

32 Emiten Raih CSA AWARDS 2022

Mediaindonesia.com | Ekonomi
 32 Emiten Raih CSA AWARDS 2022

Dok.Ist
CSA Awards 2022 Kembali Diselenggarakan.

 

Sebanyak 6 perusahaan publik milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), 2 perusahaan publik anak usaha BUMN  dan 23 emiten swasta dari berbagai sektor meraih penghargaan CSA Awards. 

Penyerahan Awards untuk 8 badan usaha milik negeri (BUMN), akan diserahkan langsung oleh Erick Thohir, Menteri BUMN dalam acara CSA Awards 2022 yang diselenggarakan di Menara 165, Jakarta, Kamis (27/10).

Berdasarkan penilaian Tim Juri CSA Awards yang terdiri dari 5 orang professor dan 10 analis senior, beberapa analis anggota CSA Community, serta tokoh pasar modal, telah ditetapkan sebanyak 32 emiten yang tercatat di pasar modal meraih berbagai kategori CSA Awards 2022.

Menurut Haryajid Ramelan, Ketua Panitia Pelaksana CSA Awards, ajang penghargaan bergengsi dari para analis ini merupakan yang keempat, sejak diadakan pada tahun 2017, di mana pada pandemik covid 19 terhenti. “Akibat pandemik covid 19, dua tahun acara ini terhenti. Tahun ini kita adakan dalam bentuk rangkaian kegiatan CSA Awards,” ujar Haryajid. 

Serangkaian kegiatan itu, tambah Haryajid, antara lain,  CSA Research Competition, Unboxing Emiten, CSA Awards dan puncak acara Capital Market Outlook 2023. Rangkaian kegiatan ini mengambil tema Building an adaptive capital market industry in the post pandemic digital era, (Membangun industri pasar modal yang adaptif di era digital paska pandemik). “

Selain penghargaan untuk emiten, ada kompetisi riset untuk mahasiswa dan umum, unboxing emiten yang telah berjalan sejak Juli dan ditutup dengan Capital Market Outlook akhir tahun ini,” ujar Haryajid.

Menurut Haryajid, penghargaan emiten CSA AWARDS tahun ini, sangat berkelas, karena dinilai  oleh Tim Juri yang memiliki kapasitas, kapabilitas dan profesionalitas yang mumpuni. “Sebanyak 5 orang profesor  senior yang dipimpin Prof Roy Sembel mengawal penjurian ini,” ungkapnya.

Adapun unboxing emiten yaitu program berupa podcast menghadirkan emiten-emiten untuk menyampaikan visi, misi dan perkembangan bisnisnya kepada masyarakat, khususnya investor pasar modal. Program ini mendapat respon positif dari emiten, ditandai banyaknya emiten yang ikut serta. “Hingga Oktober ini sudah 26 emiten hadir sebagai nara sumber dan telah kami tayangkan di channel youtube CSA Awards-Official,”  ujar Haryajid.

Prof Roy Sembel, selaku Ketua Tim Juri menyatakan pemberian penghargaan kepada emiten ini, dilakukan melalui proses penilaian panjang, baik dari segi kuantitatif maupun kualitatif. “Kami telah memulai proses ini sejak Juli 2022, hingga minggu lalu baru semua tim juri memutuskan mana emiten yang terbaik bagi seluruh stakeholder,” ungkap Roy.

Menurutnya, dari jumlah 800 emiten, tim juri telah menseleksi melalui berbagai tahapan, hingga terpilih 129 emiten masuk nominasi penilaian,  lebih lanjut. Nominasi didasarkan pada lima kriteria, yaitu aspek profitabilitas di masa mendatang, aspek keterbukaan terhadap pemegang saham, aspek good corporate governance (GCG), aspek likuiditas saham, aspek manajemen risiko dan aspek enviroenment, social, governance. 

 “Emiten nominator ini kami nilai berdasarkan kinerja kualitatif dan kuantitatif perusahaan dan juga saham favorit pilihan para analis,” ujarnya. 

Dari sejumlah 129 nominator yang masuk, kemudian dipilah berdasarkan 11 sektor dan dibagi dalam dua kategori emiten di tiap sektor. Yaitu kategori emiten yang memiliki nilai kapitalisasi pasar Big Caps dan kategori emiten yang memiliki nilai kapitalisasi pasar Non Big Caps. Setelah diberikan nilai kuantitatif dan kualitatiif, terpilih sebanyak 30 emiten berhak meraih Best Awards berdasarkan sektor dan saham favorit pilihan analis.  

Dari 29 Emiten, Tim juri menilai kembali untuk memilih Best of The Best akhirnya diputuskan sebanyak 3 emiten memperoleh penghargaan Best of The Best Awards CSA 2022. Yaitu 
1.    Penghargaan : Best of The Best Big Capitalization, diraih PT Telekomunikasi Indonesta Tbk (TLKM). Emiten Kategori Kapitalisasi Saham Besar Terbaik.
2.    Penghargaan : Best of The Best Non Big Capitalization, diraih PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). Emiten Kategori Kapitalisasi Saham Non Besar Terbaik.
3.    Penghargaan ; Best of The Best Analyst's Favourite, diraih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Saham Emiten Terpavorit pilihan Analis

Selain kategori itu, Tim juri juga memberikan dua penghargaan CSA Awards yang didasarkan pada aspek innovation business. Yaitu 
1.    Penghargaan The Best of Innovation Telecommunication Infrastructure diraih PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL). Emiten memiliki inovasi terbaik bidang Infrastruktur Telekomunias (InfraTelco) 
2.    Penghargaan The Best Performance of Mortgage diraih PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Emiten memiliki inovasi terbaik bidang pembiayaan perumahan (Mortgage)

Selain penghargaan untuk emiten, Panitia CSA Awards juga memberikan hadiah dan piala kepada 10 pemenang lomba riset kompetisi CSA (CSA Riset Competition). Kompetisi riset dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori mahasiswa/dosen dan kategori umum. 

Adapun pemenang kategori mahasiswa/dosen dimenangkan dari Universitas Padjdjaran, Universitas Diponegoro dan Universitas Muhamadiyyah Yogyakarta. Sementara pemenang kategori umum dimenangkan dari Dana Investasi Bersama & BP Jamsostek, Komunitas Ayah Investasi  dan Investor Indonesia. (RO/E-1)

Baca Juga

INARO TUJUH BELAS

Indonesia Bersiap Gelar Bali International Airshow 2024 

👤RO 🕔Senin 05 Desember 2022, 21:05 WIB
BIA 2024 diharapkan mampu mempertemukan kalangan bisnis aviasi baik dari dalam maupun luar negeri, meningkatkan kerja sama bilateral antara...
Antara

Apindo: Aturan Menaker Tingkatkan PHK, Susutkan Lapangan Kerja

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 05 Desember 2022, 20:02 WIB
Sebab, Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 akan menaikkan beban biaya usaha, yang berujung pada langkah efisiensi, seperti PHK, untuk menjaga...
ANTARA

Inflasi Pangan Diramalkan Masih dalam Batas Wajar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 05 Desember 2022, 19:59 WIB
Harga pangan yang meningkat juga disebabkan produksi seperti padi atau beras relatif rendah di bulan November dan Desember...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya