Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MASKAPAI nasional Garuda Indonesia berhasil mencatatkan tingkat ketepatan waktu terbaik di Asia Pasifik versi OAG Flightview pada periode September 2022, dengan capaian On Time Performance (OTP) sebesar 96,6%.
Melalui pemeringkatan aspek ketepatan waktu tersebut, Garuda menjadi satu-satunya maskapai penerbangan asal Indonesia yang berhasil menempati jajaran peringkat tertinggi. Itu merupakan hasil pemeringkatan lembaga riset dan pemeringkat OTP maskapai penerbangan global independen asal Inggris.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebut capaian itu merupakan bentuk representasi atas komitmen perseroan untuk menghadirkan layanan penerbangan terbaik. Khususnya, dalam memastikan seluruh operasional penerbangan, termasuk tingkat ketepatan waktu, dapat berjalan dengan optimal.
Baca juga: Garuda Proyeksikan Restrukturisasi Rampung Akhir 2022
“Di tengah upaya kami mengakselerasikan pemulihan kinerja, serta selaras dengan komitmen untuk menghadirkan konektivitas udara melalui layanan penerbangan yang aman dan nyaman, tentunya raihan kinerja operasional ini menjadi optimisme tersendiri bagi kami,” ujar Irfan dalam keterangannya, Sabtu (29/10).
Lebih lanjut, Irfan optimistis aspek ketepatan waktu merupakan esensi utama dalam definisi kualitas layanan yang harus dijaga. Hal itu tentunya tidak dapat tercapai tanpa dukungan stakeholders terkait, khususnya layanan kebandarudaraan.
Baca juga: Tahun Depan, Pelita Air Mau Buka Penerbangan Haji dan Umrah
Serta, dukungan pengguna jasa yang memberikan kontribusi atas capaian ini dengan melakukan prosedur pre-flight, termasuk check-in, secara tepat waktu. "Capaian ini akan terus menjadi motivasi kami untuk senantiasa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," pungkasnya.
"Khususnya dalam menghadirkan layanan penerbangan yang aman, nyaman dan on-time. Terlebih, kami meyakini bahwa momentum pemulihan sektor pariwisata harus ditunjang operational excellence, utamanya pada aspek ketepatan waktu,” imbuh Irfan.
Selain Garuda Indonesia, sejumlah maskapai internasional yang masuk dalam pemeringkatan di kawasan Asia Pasifik, yakni Eurowings, Bangkok Airways, Fuji Dream Airlines, hingga Jeju Airlines.(OL-11)
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
Anggota Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, menyoroti tantangan besar yang dihadapi PT Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional.
Mesin jet plasma buatan tim Universitas Wuhan menawarkan alternatif ramah lingkungan bagi industri penerbangan.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan industri penerbangan dan kedirgantaraan Indonesia semakin berkembang. Indonesia mengembangkan pesawat N219 Nurtario.
MASYARAKAT menilai harga tiket pesawat domestik tergolong wajar. Hal itu merujuk dari hasil survei Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (Apjapi) beberapa waktu lalu.
Rencana pegoperasian maskapai asing di dalam negeri perlu dikaji matang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved