Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Holding Perkebunan Nusantara, melalui anak usahanya, PTPN X, mencatatkan sejarah baru pada musim giling tebu tahun ini. Memasuki hari giling ke-141, PTPN X telah berhasil menggiling 4.426.315 juta ton tebu di sembilan pabrik gula miliknya.
Berdasarkan laporan harian produksi sampai dengan 22 Oktober 2022, jumlah total produksi gula adalah 305.320 ton dan produksi tetes 221.439 ton, dengan produktivitas 84,6 ton/hektare dari luas areal tanam 52.237 hektare. “Ini merupakan salah satu komitmen PTPN Group dalam mewujudkan swasembada gula nasional,” ujar Direktur PTPN X Tuhu Bangun dalam keterangannya, Selasa (25/10)
Tuhu mengatakan, kinerja PTPN X tahun 2022 jauh membaik dibandingkan dengan kinerja tahun sebelumnya. Hal ini, kata dia, merupakan salah satu hasil dari evaluasi dan monitoring ketat yang dilakukan manajemen, serta penerapan dan pembenahan strategi giling, baik di sisi on farm maupun off farm. “Saya berterima kasih kepada seluruh karyawan, melalui serikat pekerjanya, mereka mendukung semua program manajemen dan solid untuk kemajuan perusahaan,” ungkapnya.
Jika jumlah tebu giling tembus di atas 4 juta ton, kata Tuhu, PTPN X akan memecahkan rekor jumlah tebu digiling dalam kurun waktu empat tahun terakhir. “Angka produktivitas giling tahun ini mencapai 83 ton/ha, juga tertinggi dibandingkan empat tahun terakhir,” ujarnya.
Lebih lanjut Tuhu menyampaikan, dibanding dengan hari giling yang sama di tahun sebelumnya, jumlah tebu yang digiling tahun ini meningkat 26%, dan jumlah produksi gula meningkat 20%. “Peningkatan ini diharapkan dapat berdampak pada kinerja operasional dan keuangan PTPN X secara keseluruhan. Sehingga, nantinya juga meningkatkan kontribusi PTPN X terhadap produksi gula nasional,” ujarnya.
Pada sisa musim giling, PTPN X berfokus menjaga keajegan pasok Bahan Baku Tebu (BBT) ke dalam pabrik gula. Hal itu dilakukan dengan cara terus berkoordinasi dan bersinergi dengan petani. Selain itu, pihaknya juga melakukan monitoring intensif untuk menekan jam berhenti dan angka losses. “Angka jam berhenti tahun ini, yaitu 9,1% dimana lebih rendah dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 19,21%,” papar Tuhu.
Tuhu optimistis dengan masih adanya sisa hari giling hingga awal November 2022, PTPN X akan mencapai target yang sudah dicanangkan. “Kami akan mengoptimalkan seluruh upaya agar PTPN X mampu menggiling tebu jauh di atas RKAP 2022, yaitu 4,2 juta ton, dan memproduksi gula lebih dari 340 ribu ton,” ujarnya. (RO/M-3)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah memastikan pasokan gula konsumsi berada pada level aman.
Gula dapat ditemukan secara alami pada makanan seperti buah, sayur, dan susu, maupun ditambahkan ke berbagai produk olahan sebagai gula tambahan.
Riset menemukan konsumsi fruktosa dapat memicu sel imun bereaksi lebih kuat terhadap racun bakteri, meningkatkan risiko peradangan bahkan pada orang sehat.
Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, resmi ditutup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved