Senin 03 Oktober 2022, 17:40 WIB

OJK: Kinerja IHSG Terkoreksi 1,92% pada September 2022

Despian Nurhidayat | Ekonomi
OJK: Kinerja IHSG Terkoreksi 1,92% pada September 2022

Antara
Petugas membersihkan dinding di dekat layar pergerakan IHSG.

 

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga 30 September 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,92% mtd (keseluruhan bulan September) ke level 7.040,80. Adapun nonresident mencatatkan inflow sebesar Rp3,055 triliun.

Meski mengalami koreksi pada September 2022 lalu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi menyatakan bahwa kinerja IHSG relatif lebih baik.

Dalam hal ini, jika dibandingkan negara kawasan di tengah koreksi signifikan pasar keuangan global. Lalu, dari tahun kalender, IHSG juga sebenarnya menguat cukup baik.

Baca juga: Inflasi Bulanan September 2022 1,17%, Tertinggi sejak 2014

"Secara ytd (Januari-September 2022), IHSG menguat sebesar 6,98% dengan nonresident membukukan net buy sebesar Rp69,47 triliun," ungkapnya dalam konferensi pers virtual, Senin (3/10).

Di Pasar SBN (Surat Berharga Negara), lajut dia, nonresident mencatatkan outflow sebesar Rp18,84 triliun mtd. Sehingga, mendorong rerata yield SBN naik sebesar 30,10 bps mtd di seluruh tenor.

Adapun rerata yield SBN telah meningkat sebesar 79,73 bps, dengan non-resident mencatatkan net sell sebesar Rp150,67 triliun.

Sementara itu, hingga 30 September 2022, penghimpunan dana di pasar modal masih tinggi, yaitu sebesar Rp175,34 triliun, dengan emiten baru tercatat 48 emiten.

Baca juga: Bank Mandiri belum Berencana Naikkan Suku Bunga Kredit

"Di pipeline, masih terdapat 90 rencana penawaran umum dengan nilai sebesar Rp61,31 triliun," imbuh Inarno.

Menurutnya, kinerja IHSG yang stabil juga ditopang oleh kinerja emiten yang meningkat. Dari 722 emiten listing saham yang telah menyampaikan Laporan Keuangan Tengah Tahunan 2022, 479 emiten (66,34%) menunjukkan peningkatan kinerja.

Diketahui, pertumbuhan pendapatan tercatat 22,97% yoy dan peningkatan laba sebesar 74% yoy. Sebagai upaya pendalaman pasar, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan produk baru berupa Waran Terstruktur pada 19 September 2022, dengan tiga seri Waran Terstruktur yang diterbitkan.(OL-11)

 

Baca Juga

Ist/BPJS Ketenagakerjaan

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Bantalan Pengaman Sosial

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 19:47 WIB
BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan mereka yang terkena PHK itu harus segera ditangani dengan Jaminan Kehilangan Pekerjaan...
Antara/M Ibnu Chazar.

Potensi Hanjeli sebagai Alternatif Bahan Pokok Beras

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:17 WIB
Pemerintah diminta memperkenalkan aneka komoditas lokal pengganti beras dengan komoditas lain yang setelah diteliti dan justru punya...
ANTARA FOTO/	FENY SELLY

Wapres Ungkap Strategi Pemerintah Antisipasi Gelombang PHK

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:41 WIB
Pemerintah saat ini terus meningkatkan implementasi program padat karya untuk menyerap tenaga kerja yang bakal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya