Rabu 21 September 2022, 23:28 WIB

BSI-PBNU Kerja Sama untuk Bangun Islamic Ecosystem

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
BSI-PBNU Kerja Sama untuk Bangun Islamic Ecosystem

MI/Andri Widiyanto
Gedung Bank Syariah Indonesia yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

 

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan kerja sama untuk menjajaki terciptanya Islamic Ecosystem di Indonesia.

Sinergi itu dengan pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah untuk meningkatkan tingkat penetrasi di kalangan warga NU. Kerja sama ini dinilai penting dan strategis untuk mewujudkan Islamic Ecosystem.

Apalagi, PBNU merupakan organisasi Islam terbesar bukan hanya di Indonesia, namun juga di dunia dengan pengikut lebih dari 100 juta orang. PBNU juga mengelola pondok pesantren, sekolah, perguruan tinggi dan rumah sakit. Serta, mengorganisir masyarakat untuk membantu meningkatkan kualitas hidup umat.

Baca juga: Ekonomi Syariah Kunci Atasi Krisis Pangan

"Kami optimis dengan sinergi dengan PBNU dalam menyediakan layanan jasa perbankan syariah ini akan mendorong terwujudnya Islamic Ecosystem," ujar Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam keterangan resmi, Rabu (21/9).

Beberapa poin kerja sama antara BSI dan PBNU antara lain adalah pelayanan cash management, mencakup solusi pengelolaan likuiditas (liquidity solution), solusi penerimaan atau tagihan (receivable solution) dan solusi pembayaran (payable solution).

Baca juga: BSI Mau Rights Issue Hingga Rp5 Triliun pada Kuartal IV 2022

Lalu, solusi digitalisasi transaksi termasuk layanan virtual account yang memudahkan dan layanan Ziswaf. Pemanfaatan produk dana dan pemanfaatan produk pembiayaan. “BSI dan PBNU juga berkolaborasi untuk pengembangan kemandirian umat," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya, mengatakan bahwa kerja sama kedua ini merupakan langkah awal untuk mengakselerasi kapasitas ekonomi masyarakat, terutama warga NU.

Dirinya juga berpesan kepada BSI untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan, agar bisa menjadi alternatif pembiayaan bagi masyarakat. “Kami menyambut kerja sama ini sebagai strategi untuk melakukan akselerasi kapasitas ekonomi di lingkungan komunitas Muslim," tutur Gus Yahya.(OL-11)

Baca Juga

Ist

Ignasius Jonan Ditunjuk Jadi Presiden Komisaris Marsh Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 10:48 WIB
Ignasius Jonan memiliki rekam jejak pengalaman yang luas di berbagai sektor publik dan swasta selama lebih dari 35...
MI/M Taufan SP Bustan

Mudahkan Para Pemancing, KKP Kenalkan Aplikasi E-Mancing

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 September 2022, 10:46 WIB
E-Mancing merupakan implementasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 27 Tahun 2021 pasal 12 dan pasal 15 yang bertujuan untuk...
Biro Setpres

Presiden: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Tiga Bisa Capai 6 Persen

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 29 September 2022, 10:34 WIB
"Kemarin di kuartal kedua kita bisa tumbuh 5,44%. Kuartal ketiga, perkiraaan saya bisa tumbuh 5,4% sampai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya