Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PUPUK batu bara terus menjadi perhatian berbagai negara di dunia. Beberapa sudah menyadari bahwa pupuk batu bara dapat menjadi solusi dari krisis pupuk dunia saat ini, dan salah satunya adalah Nigeria.
Pemerintah Nigeria telah menjadikan pabrik pupuk batu bara sebagai infrastruktur strategis yang akan segera dibangun.
Kajiannya sendiri terus dilakukan oleh NASENI (National Agency for Science and Engineering Infrastructure), lembaga pemerintah yang dipimpin langsung oleh Presiden Nigeria Muhammadu Buhari.
Sebagai finalisasi dari rencana pembangunan pabrik dan diseminasi pupuk batubara di Nigeria, telah dilakukan penandatanganan kerja sama antara NASENI dengan PT Saputra Global Harvest (SGH), Senin (12/9).
Penandatanganan ini dilakukan oleh Prof MS Haruna sebagai Executive Vice Chairman NASENI dan Davy Makimian sebagai CEO PT SGH.
Acara ini pun disaksikan langsung oleh Duta Besar Nigeria untuk Indonesia Usman Ari Ogah.
Baca juga: Pupuk Batubara Karya Anak Bangsa Diekspor ke Nigeria
Mengingat pentingnya kegiatan ini bagi pemerintah Nigeria, Turut hadir juga beberapa senator dan anggota House of Representative (DPR) Nigeria.
Dari pihak Indonesia sendiri hadir perwakilan dari kementrian luar negeri, Nanny Wijaya sebagai komisaris PT SGH, Haji Ayep Zaki dan R Umar Hasan Saputra sebagai pemegang paten dari teknologi pupuk batu bara.
Davy Makimian mengungkapkan bahwa Nigeria adalah negara kedua di Afrika setelah Zimbabwe yang akan segera membangun pabrik pupuk batubara.
Negara lain di benua ini yang terus menjalin komunikasi untuk hal yang sama adalah Kamerun dan Uganda.
”Mudah-mudahan tahun depan realisasi pembangunan pabrik di berbagai negara sudah dilakukan, termasuk di Nigeria dan Amerika Serikat,” ujar Davy.
Sebagai pemegang paten, Saputra terus mengembangkan teknologi ini. Menurut Saputra teknologi terakhirnya sudah hampir sempurna, karena mampu menggantikan 100% pupuk kimia dengan hasil yang memuaskan.
Proses uji coba telah dilakukan di Indonesia dan Afrika pada komoditas padi, jagung dan sayuran. Sedangkan untuk komoditas gandum percobaannya saat ini sedang berlangsung.
”Teknologi terakhir inilah yang akan disebarkan dalam bentuk transfer teknologi ke berbagai negara di seluruh dunia,” sambung Saputra.
Saputra menyoroti, paten yang dimilikinya adalah bentuk rahmat Tuhan. Sehingga dia tidak pernah menentukan nilai royalti dan good will, setiap negara dipersilahkan membayar seikhlasnya.
”Yang penting bagi kami adalah bagaimana tanah pertanian di seluruh dunia dapat diperbaiki dengan segera, petani mudah mendapatkan pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, dan dunia tidak perlu lagi mengalami krisis pupuk atau bahkan krisis pangan” tutup Saputra. (RO/OL-09)
Tumpukan atau stockpile batu bara tersebut ditemukan di enam titik lokasi yang berbeda.
Sepanjang 2025, sebanyak 22,9 juta ton barang berhasil dikelola oleh KAI Logistik (Kalog).
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan produksi batu bara Indonesia pada 2026 dipangkas menjadi kisaran 600 juta ton.
PEMERINTAH akan melakukan audit lingkungan terhadap lebih dari 100 unit usaha di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh sebagai bagian dari evaluasi persetujuan lingkungan pascabencana.
Holding Industri Pertambangan Indonesia, Mind ID, terus memperkuat transformasi digital di sektor pertambangan nasional melalui penerapan inisiatif smart mining.
PEMERINTAH membidik lokasi proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) berlokasi tak jauh dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved