Kamis 08 September 2022, 21:54 WIB

Kiat Sukses Kembangkan Bisnis Menggunakan Media Sosial

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kiat Sukses Kembangkan Bisnis Menggunakan Media Sosial

Ist/Unpad
Ketua Umum Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) Universitas Padjadjaran Dr. Pitoyo.

 

TRANSFORMASI digital telah memantik maraknya penggunaan aplikasi media sosial di jagat maya. Selain berfungsi sebagai sarana komunikasi dan interaksi sosial, media sosial juga telah membuka peluang besar untuk mengembangkan usaha. 

Ketua Umum Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) Universitas Padjadjaran Dr.Pitoyo menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam webinar ”Indonesia Makin Cakap Digital” yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI untuk komunitas digital di wilayah Bali - Nusa Tenggara, Kamis (8/9).

Pitoyo mengatakan, kendati media sosial merupakan kumpulan banyak orang, namun perlu pertimbangan secara bijak dalam memilih segmen yang sesuai. Pertimbangan itu dibutuhkan agar produk yang ditawarkan tidak bias.

”Pilih segmen pasar yang tepat agar produk yang ditawarkan tidak bias. Perlu diingat, media sosial bukan merupakan jalur pintas atau cara singkat untuk membuat usaha menjadi besar dan cepat kaya. Semua perlu tahapan,” ungkap Pitoyo dalam webinar yang juga diikuti secara nobar oleh berbagai komunitas digital wilayah Bali.

Dalam diskusi virtual bertajuk ”Kiat-kiat Mengembangkan Bisnis Menggunakan Media Sosial” itu, Pitoyo menegaskan pentingnya kompetensi bisnis hingga pengembangan brand. ”Bisnis Anda sebaiknya dekat dengan kompetensi yang Anda miliki. Kembangkan brand yang berkaitan dengan bisnis,” tegasnya.

Selanjutnya, kata Pitoyo, pelaku bisnis perlu mengaudit atau menyeleksi target di media sosial agar cocok dengan brand. Kemudian, pastikan logo, banner, bios, irama postingan sesuai brand, serta biasakan memposting pada jadwal yang konsisen.

”Selain itu, pelaku bisnis harus melakukan perluasan pencitraan merek, menentukan segmen pasar, dan menciptakan tagline yang sesuai,” imbuh Pitoyo.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 yang merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) ini diselenggarakan oleh Kemenkominfo bekerja sama dengan Siberkreasi dan mitra jejaring lainnya.

Kegiatan yang diagendakan digelar hingga awal Desember nanti ini diharapkan mampu memberikan panduan kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas digital.

Sejak dilaksanakan pada 2017, GNLD telah menjangkau 12,6 juta warga masyarakat.

Pada tahun 2022, Kominfo menargetkan pemberian pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta warga masyarakat.

Pelatihan literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten itu selalu membahas setiap tema dari sudut pandang empat pilar utama.

Empat pilar tersebut yakni kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.'

Baca juga: E-Commerce Pilihan Konsumen dalam Promosi, Barang Kebutuhan, Fitur Hiburan

Dari perspektif kecakapan digital (digital skill), pengajar Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Merdeka (Unmer) Malang, Ana Mariani menyatakan, para pelaku bisnis di media sosial perlu memahami perbedaan karakter antara online shop dengan marketplace.

Menurut Ana, online shop atau toko dalam jaringan (daring) merupakan sistem belanja di mana pembeli mendapatkan harga atau pertanyaan apa pun terkait produk kepada penjual secara langsung. Transaksi penjualan ini biasanya terjadi melalui aplikasi media sosial seperti LINE, Facebook, Instagram atau WhatsApp.

Sedangkan marketplace, sambung Ana, merupakan sebuah tempat yang memfasilitasi pedagang online untuk menjual produk. Marketplace akan membantu mempromosikan produk dagangannya juga memberi fasilitas dalam hal transaksi secara online.

Marketplace adalah website atau aplikasi online yang memfasilitasi proses jual beli dari berbagai toko. Baik online shop dan marketplace, keduanya memiliki jangkauan pasar yang luas. Pembeli bisa berasal dari tempat yang jauh,” jelas Ana Mariani menutup paparan.

Dipandu oleh moderator Anissa Rillia, webinar kali ini juga menghadirkan influencer Ana Livian selaku key opinion leader. Informasi lebih lanjut silakan akses info.literasidigital.id atau akun Instagram @siberkreasi. (RO/OL-09)

Baca Juga

aNTARA

Implementasi UU PDP Perlu Dukungan Literasi Digital

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 11:14 WIB
Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) merupakan langkah awal yang baik untuk memastikan perlindungan data pribadi di...
Dok.Samanea

Samanea Group Gandeng WOOK Garap Pasar E-Commerce

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 11:00 WIB
Samanea Group menjalin kerja sama strategis dengan WOOK (Wook Global Technology) perusahaan e-commerce terbesar asal Tiongkok di Asia...
DOK Pribadi.

Wamenaker Dorong Penempatan PMI ke Saudi di Sektor Formal

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 09:36 WIB
Penempatan PMI pada sektor formal akan menghapus anggapan bahwa pekerja Indonesia hanya andal pada sektor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya