Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara mendorong pemerintah menerapkan kebijakan yang bisa mengimbangi keputusan menaikkan harga BBM subsidi.
Langkah tersebut harus dilakukan guna mengantisipasi dampak negatif dari kenaikan harga komoditas energi itu.
“Perlu dibarengi berbagai bauran kebijakan untuk meminimalkan dampak di masyarakat," ujar Amir melalui keterangan tertulis, Minggu (4/9).
Salah satu program yang semestinya dimunculkan adalah pemberian bantuan modal kepada pelaku UMKM. Sejauh ini, pemerintah hanya memberikan stiimulus bagi masyarakat kelompok miskin serta pekerja yang memiliki upah di bawah Rp3,5 juta per bulan.
Di sini, menurutnya, pemerintah melewatkan pelaku UMKM yang juga menjadi kelompok paling terimbas.
“Sebesar 97% serapan tenaga kerja ada di UMKM. Mereka perlu mendapat bantuan langsung agar bisa optimal berproduksi dan menyerap tenaga kerja,” tutur politisi PPP itu.
Ia juga menyarankan pemerintah untuk segera membatasi penggunaan pertalite dan solar di lapangan.
Menurutnya, dua jenis BBM subsidi itu seharusnya hanya dikonsumsi oleh masyarakat miskin dan angkutan umum yang memang membutuhkan.
"Tinggal mekanismenya bagaimana. Pemerintah harus mempermudah akses terhadap orang miskin. Validasi datanya disiapkan," sambungnya.
Jika pembatasan tidak dilakukan, ia khawatir akan semakin banyak orang yang menggunakan pertalite. Pasalnya, selisih harga antara pertamax dan pertalite begitu besar yakni Rp14.500 per liter dan Rp10.000 per liter.
"Pembatasanlah yang efektif mencegah peralihan konsumen non-subsidi ke BBM jenis subsidi,” ucap Amir.
"Penaikan harga BBM memang dilematis. Di satu sisi APBN tertekan jika harga BBM tidak dinaikkan. Di sisi lain, penaikan harga BBM bisa memicu inflasi, angka kemiskinan yang lebih tinggi," pungkasnya. (OL-8)
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Dia mencontohkan dari hasil inspeksi mendadak di SPBU KM 13, Kecamatan Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, ditemukan truk beroda 10 mengisi solar subsidi dengan kuota hingga 120 liter per hari.
Pertamina menegaskan BBM subsidi untuk nelayan terbagi dalam JBT, JBKP, dan JBU. Nelayan perlu memahami perbedaannya agar akses BBM tepat sasaran.
Pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dikhawatirkan berdampak pada sejumlah sektor.
BPH Migas telah menerbitkan 542.689 Surat Rekomendasi (Surkom) bagi hampir 300 ribu konsumen pengguna di seluruh Indonesia.
Di Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Kota Banda Aceh misalnya, hampir semua SPBU hanya memasang plang pemberitahuan bertuliskan "pertalite habis" atau "solar habis".
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Pemprov DKI hanya menyesuaikan penganggaran untuk pelaksanaan program selama 10 bulan pertama tahun anggaran.
Pemprov DKI perlu memperhatikan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
ASUMSI makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang optimistis berisiko kembali mengulang deviasi antara target dan realisasi alias meleset.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved