Rabu 31 Agustus 2022, 12:45 WIB

Perusahaan Indonesia Xurya Suplai Teknologi PLTS ke Singapura

mediaindonesia.com | Ekonomi
Perusahaan Indonesia Xurya Suplai Teknologi PLTS ke Singapura

Ist
Penandatangan MoU oleh Adam Briggs, Chief Commercial Officer Ambri dan Dr. N. Edwin Widjonarko, Co-Founder & Director of Technology Xurya.

 

PT Xurya Daya Indonesia (Xurya) telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Ambri, perusahaan penyedia penyimpanan energi jangka panjang yang berbasis di Amerika Serikat (USA), untuk menyuplai sistem penyimpanan energi Liquid Metal™ Ambri di Indonesia dan Singapura.

Teknologi Ambri dapat meningkatkan penyerapan energi terbarukan dengan menyimpan kelebihan energi yang dihasilkan oleh sumber daya intermiten seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin (PLTB).

Nantinya, energi yang tersimpan tersebut dapat digunakan saat dibutuhkan, sehingga dapat memaksimalkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT).

Melalui kerja sama ini, Xurya akan bertanggung jawab untuk memperkenalkan dan memasarkan teknologi Ambri, memberikan dukungan teknis dan menyediakan layanan purna jual (after-sales services).

“Ini merupakan kerja sama yang menarik dengan Xurya, mengingat Indonesia memiliki potensi dan pertumbuhan energi terbarukan yang sangat besar," kata Adam Briggs, Chief Commercial Officer Ambri dalam keterangan pers, Rabu (31/8).

Baca juga: Tiga Perusahaan Kolaborasi Hadirkan Teknologi Inverter PLTS Atap

"Kami bangga dapat mendukung Indonesia dan Singapura dalam memaksimalkan pemanfaatan energi baru dan berkelanjutan melalui teknologi penyimpanan energi Ambri,” ujar Adam Briggs.

Berbeda dari teknologi penyimpanan energi skala utilitas lainnya seperti bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), teknologi baterai Liquid Metal™ Ambri akan secara mendasar mengubah cara jaringan listrik beroperasi dengan meningkatkan kontribusi dari sumber daya energi terbarukan dan mengurangi kebutuhan untuk membangun pembangkit listrik konvensional.

Dr. N. Edwin Widjonarko, Co-Founder & Director of Technology Xurya mengatakan, “Kami yakin bahwa Ambri merupakan solusi yang tepat dalam penyediaan teknologi Battery Energy Storage System (BESS) untuk skala utilitas di Indonesia."

"Teknologi mutakhir ini dapat menjadi salah satu kunci dalam proses modernisasi kelistrikan menuju transisi energi baru terbarukan (EBT),” jelas Edwin.

Teknologi Ambri sangat handal untuk sistem kelistrikan, karena dirancang dan dibuat khusus untuk perputaran energi setiap hari – bahkan pada lingkungan yang keras dan ekstrim – dan memiliki masa pakai yang panjang hingga lebih dari 20 tahun, dengan penurunan kapasitas yang minimal.

Selain kehandalan, sistem Ambri juga sangat aman secara operasional karena tidak mungkin menghasilkan gas apa pun, dan tidak mungkin untuk mengalami “thermal runaway” yang kerap menjadi risiko baterai berbasis Lithium.

“Melalui kerjasama ini, kami berharap teknologi AMBRI dapat nantinya digunakan secara luas di berbagai kepulauan di Indonesia untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya energi terbarukan Indonesia yang berlimpah, dan dengan demikian mendukung suksesnya proses transisi energi Indonesia.” tutup Edwin. (RO/OL-09)

 

Baca Juga

Dok. Pribadi

Anggota DPR Tegaskan Penggunaan Kompor Listrik Masih Tahap Sosialisasi

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:35 WIB
“Uji coba ini untuk mengetahui, seberapa efektif penggunaan kompor listrik ini dibandingkan elpiji. Lebih bisa menekan impor gas,...
Dok.hanabank.co.id

Pinjamlah Di TempatĀ  Yang Benar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 September 2022, 22:16 WIB
OJK telah menghentikan kegiatan 5.468 pinjol dan investasi ilegal. Tapi itupun masih banyak juga masyarakat yang terkena pinjol...
DOK/DHL

DHL Sesuaikan Tarif Layanan Ekspres naik 7,9%

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 24 September 2022, 21:40 WIB
Dengan penyesuaian harga tahunan memungkinkan perusahaan untuk dapat berinvestasi pada infrastruktur dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya