Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong peningkatan literasi digital dari sisi etika dan budaya digital masyarakat untuk membuka beragam potensi percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Pemanfaatan seluas-luasnya peluang yang ada saat ini harus dilakukan untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, termasuk dari sektor digital di Tanah Air," kata Lestari seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin (22/8).
Sensus Penduduk Indonesia Tahun 2020 mencatat populasi milenial Indonesia 25,8%. Selain itu, populasi gen Z tercatat 27%. Generasi milenial merupakan orang yang lahir di 1981-1996, sementara gen Z lahir kurun 1997-2012.
Menurut Lestari, potensi dominan dua kelompok umur masyarakat yang sudah mengenal gawai sejak dini itu harus dimanfaatkan lewat penanaman literasi digital yang baik dan mampu mendorong produktivitas masyarakat.
Peluang percepatan pertumbuhan ekonomi lewat pemanfaatan ruang digital, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, sangat terbuka.
Baca juga: Menhub: Tiket Pesawat Murah Didapat Saat Terbang di Hari Kerja
Namun, tutur Rerie, agar pemanfaatan ruang digital dapat sesuai yang diharapkan maka diperlukan penanaman etika dan budaya digital yang
baik kepada masyarakat.
Para pemangku kepentingan dan masyarakat harus mampu meningkatkan literasi digital masyarakat di samping peningkatan produktivitas lewat potensi digital yang ada.
"Gerakan peningkatan etika dan budaya digital masyarakat sangat mendesak dilakukan karena pemanfaatan ruang digital oleh masyarakat yang semakin luas dalam keseharian," ucap Rerie.
Tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan ekonomi, menurut Rerie, ruang digital dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi dengan sesama terkait banyak hal, seperti politik, sosial, budaya, dan aspek kehidupan.
Dia berpandangan, di tengah tingginya potensi pemanfaatan ruang digital oleh masyarakat, maka penanaman etika dan budaya digital yang baik harus konsisten dilakukan agar masyarakat Indonesia benar-benar siap memanfaatkan ruang digital untuk menjawab berbagai tantangan di masa kini dan mendatang. (OL-16)
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan desa.
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7% terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan partai politik.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai wujud nilai Empat Pilar Kebangsaan dan solidaritas sosial masyarakat.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam meningkatkan kualitas SDM.
Lestari Moerdijat: Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini Tetap Relevan hingga Saat Ini.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dorong distribusi guru kompeten dan insentif tepat di wilayah 3T untuk wujudkan pemerataan pendidikan nasional di tahun 2026.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak pemerintah antisipasi kenaikan jumlah penyandang disabilitas melalui layanan publik dan puskesmas ramah disabilitas.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved