Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI pengembang Developer Properti Indonesia (Deprindo) mendorong semua pemangku kepentingan pembangunan perumahan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan BUMN dapat membuat kebijakan yang mempermudah pembangunan perumahan bagi masyarakat. Dengan begitu akan semakin banyak masyarakat yang dapat memiliki rumah layak.
Hal tersebut menjadi salah satu rekomendasi yang dihasilkan dari Musyawarah Nasional (Munas) ke-IV Deprindo pada 23-24 Juli 2022 lalu di Jakarta. Ada sejumlah rekomendasi lain yang juga disepakati peserta Munas sebagai bagian dari upaya asosiasi tersebut menghadapi tantangan yang akan dihadapi semakin berat ke depannya.
Ketua Dewan Pembina Deprindo terpilih, Asriman Akhiruddin Tanjung, mengingatkan agar setiap anggota Deprindo tetap menjaga semangat dan fokus dalam menjalankan bisnis properti, karena tantangan yang akan dihadapi semakin berat ke depannya.
“Tantangan tersebut di antaranya belum lancarnya pelayanan pemerintah terkait perizinan bangunan yang disebabkan oleh petugas dan infrastruktur Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang belum berjalan dengan baik,” ujar Asriman.
Tantangan selanjutnya, sambungnya, ialah belum tuntasnya pandemi Covid-19 sehingga sehingga berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Selain itu, kondisi global juga tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai imbas perang Rusia-Ukraina.
"Jika perang berkepanjangan, akan semakin banyak negara yang naik tingkat inflasinya dan itu akan menjalar ke Indonesia," terangnya.
Karena itu selain rekomendasi yang ditujukan untuk pihak eksternal (stakeholder), ada juga rekomendasi yang diarahkan untuk internal. Pertama, Deprindo perlu menerapkan digitalisasi data dan informasi tentang keanggotaan, regulasi dan perkembangan bisnis properti di Tanah Air, sehingga mudah diakses oleh seluruh anggota.
Kedua, Deprindo perlu berpartisipasi aktif dalam pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak bagi seluruh masyarakat. Ketiga, Deprindo perlu berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan kepada pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan stakeholder bisnis properti lainnya dalam setiap pembuatan kebijakan dan regulasi.
Adapun agenda utama dari Munas Deprindo kali ini ialah untuk memilih Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina periode 2022-2025. Dalam pemilihan tersebut, secara aklamasi terpilih Aditya Prabowo sebagai Ketua Umum dan Asriman Akhiruddin Tanjung sebagai Ketua Dewan Pembina.
Aditya Prabowo dalam sambutannya menekankan pentingnya anggota menjalin kekompakan dan saling membantu antar anggota. “Sehingga program-program yang dicanangkan oleh Ketua Umum dapat terlaksana dengan baik,” tegasnya. (RO/X-12)
Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menilai, upaya meminimalkan perbedaan pandangan menjadi penting di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi global.
PERDEBATAN tentang kecerdasan buatan kerap terjebak pada dua kutub ekstrem: optimisme teknologi yang nyaris tanpa syarat dan ketakutan apokaliptik yang berlebihan.
ANALIS komunikasi politik sekaligus pendiri KedaiKOPI, Hendri Satrio (Hensa), mengingatkan Danantara untuk segera membenahi strategi komunikasi publik dan kebijakan pengelolaan asetnya.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
PRAKTISI ekologi dari Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI), Maria Ratnaningsih menyoroti arah kebijakan pembangunan nasional yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan.
BSKDN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meneguhkan peran sebagai policy hub yang menjadi pusat konsolidasi pengetahuan, analisis strategis, dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved