Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani menyatakan pandemi covid-19 yang merupakan krisis berbeda dibandingkan moneter pada 1998 dan finansial pada 2008, memaksa pemerintah untuk berpikir terbuka dan pragmatis.
"Pandemi menciptakan tantangan yang sama sekali berbeda. Sehingga, kami merancang dan meresponsnya dengan berpikiran terbuka dan pragmatis," ujar Ani, sapaan akrabnya, dalam forum G20, Jumat (15/7).
Menurutnya, krisis akibat pandemi sangat berbeda dengan dua krisis lain yang pernah dialami Indonesia. Sebab, inti dari permasalahan bukan dari perusahaan atau perbankan, melainkan aspek kesehatan.
Baca juga: Menkeu: Dunia Semakin Terancam Kerawanan Pangan dan Krisis Energi
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa krisis kesehatan mengancam orang secara langsung, yang pada akhirnya memengaruhi seluruh aspek kehidupan. Baik di ranah ekonomi, maupun kehidupan sosial.
"Dari sisi fiskal, ketika lockdown, kita langsung tahu bahwa aktivitas ekonomi baru saja turun," imbuh Bendahara Negara.
Pada kondisi ini, Ani mengatakan pemerintah harus mengatasi dari aspek kesehatan, sekaligus membantu masyarakat. Sebab, pendapatan menurun dan roda perekonomian terancam berhenti.
Baca juga: BI: Dalam Sepekan, Modal Asing Keluar dari RI Rp8,56 Triliun
Salah satu konsekuensi utama dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat dan mengatasi masalah kesehatan, yakni defisit APBN yang melebar. Untuk pertama kalinya, setelah lebih dari 15 tahun, Indonesia menerapkan kebijakan fiskal secara hati-hati.
Dalam hal ini, tidak membiarkan defisit lebih dari 3%. Pun, pada akhirnya, pemerintahk karena pandemi covid-19. "Kami membuka batas untuk memungkinkan defisit fiskal lebih dari 3%," papar Ani.
Kementerian Keuangan berdiskusi secara internal dengan Bank Indonesia. Ternyata, Indonesia masih perlu memiliki tindakan kebijakan yang luar biasa. Adapun kebijakan extraordinary tersebut berkaitan upaya pemerintah dalam menopang kredibilitas, ketika batas defisit dibuka.(Ant/OL-11)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved