Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendukung digitalisasi pembayaran sebagai langkah strategis dalam efisiensi sumber daya. Kali ini, ekosistem pembayaran digital BRI didapuk untuk digunakan oleh pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPD III.
Hal itu ditandai dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BRI dan Hiswana Migas DPD III, Jumat (15/7). BRI berharap dapat meningkatkan penetrasi kemudahan pembayaran berbasis ekosistem untuk pengusaha minyak dan gas khususnya di Wilayah Jabodetabek, Jawa barat dan Banten yang merupakan salah satu basis transaksi penyaluran minyak dan gas terbesar di Indonesia.
Adapun produk dan layanan yang dikerjasamakan meliputi IBBIZ, EDC dan QRIS, Kartu Kredit khusus Anggota Hiswana DPD III, Asuransi jiwa PIJAR, dan juga ekosistem pembayaran dan pendistribusian gas LPG 3 Kg BRIMOLA.
Saat ini Hiswana Migas DPD III membawahi 14 DPC yang tersebar di seluruh Wilayah Jabodetabek, Jawa barat dan Banten dimana 729 Anggota Hiswana Migas telah bekerjasama dengan BRI dalam hal penggunaan aplikasi ekosistem pembayaran dan pendistribusian gas LPG 3 Kg BRIMOLA.
Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, kolaborasi itu dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat. Lebih lanjut, terjalinnya kerja sama ini membantu meningkatkan digitalisasi ekosistem minyak dan gas secara end-to-end baik untuk agen gas LPG dan juga SPBU.
“Program menarik yang ditawarkan kepada anggota Hiswana Migas DPD III merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah setia mulai dari agen gas LPG 3 KG sampai dengan pengusaha SPBU. Selain itu, program ini juga dapat mendukung bisnis usaha pengusaha minyak dan gas seperti program cash back retensi dana, program racing transaksi BRIMOLA, racing sales volume EDC dan QRIS, corporate card, asuransi, dan sebagainya,” ungkap Handayani.
Baca juga : VCM dan KB Bukopin Wujudkan Solusi Investasi Keuangan Bagi Nasabah
BRIMOLA tercatat telah memiliki 2.432 agen yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Adapun jumlah transaksi yang dibukukan mencapai 4 juta transaksi dengan sales volume menyentuh Rp5 triliun pada tahun ini.
Hingga kuartal II-2022, jumlah mesin EDC Merchant BRI tercatat sebanyak 216.224 EDC dengan sales volume bisnis acquiring BRI mencapai Rp66,4 triliun yang tumbuh 144% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Di tempat sama, Ketua Hiswana Migas DPD III Juan Tarigan menambahkan, pihaknya beranggotakan 3.500 pengusaha yang didominasi dua usaha besar yakni SPBU sebanyak 2.000 dan agen LPG sebanyak 1.400 dengan jumlah pangkalan 44 ribu di 3 Provinsi Indonesia.
"Kami coba wadahi kebutuhan anggota kami, karena pangsa pasarnya sangat besar. Nilai transaksi untuk agen LPG per bulan saja mencapai Rp1 triliun dan SPBU sampai Rp20 triliun sampai Rp25 triliun per bulan. Dengan kerja sama ini, kami dapat mendorong penggunaan cashless ke depannya," ujar Juan.
Sementara itu, Manager Retail Sales Regional Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Barat, Piere Janitza Wauran, menyambut baik kerja sama ini. Dengan kerja sama ini, penggunaan MyPertamina pun akan semakin masif ke depannya karena terintegrasi dengan pembayaran cashless. (OL-7)
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
Didukung arsitektur teknologi yang modular dan skalabel, peningkatan kapabilitas keamanan dapat dilakukan secara bertahap seiring berkembangnya pola ancaman dan kebutuhan industri.
Membuat anggaran bukan hanya soal menentukan batas pengeluaran, tetapi juga tentang memastikan alokasi dana sesuai dengan prioritas.
Setelah sukses di Jepang dan negara-negara ASEAN, (Quick Response Code Indonesian Standard) QRIS kini disiapkan untuk masuk ke pasar Korea Selatan.
Mulai dari konser musik, pameran, hingga seminar dan olahraga, berbagai acara dari industri hiburan Tanah Air terus berjalan dan diikuti dengan antusias oleh masyarakat.
PP No. 71/2019 merupakan peraturan teknis turunan dari UU No. 1/2024 tentang ITE. Pada revisi terbaru PP tersebut mengatur tanda tangan elektronik yang tersertifikasi (TTET).
Aplikasi Qris juga tersedia di layanan angkutan umum bus Batik Solo Trans (BST).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved