Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pedagang di sejumlah pasar mulai hari ini serentak menjual cabai dengan harga Rata-rata Rp 80 ribu perkilogram. Harga tersebut turun cukup jauh bila dibandingkan harga cabai sebelumnya yang mencapai Rp 130 ribu perkilogram.
Turunnya harga cabai diakui pedagang lantaran tingkat produksi dan pasokan dari sejumlah daerah sentra cukup melimpah.
"Alhamdulillah produksi dan pasokan di sentra melimpah dan mulai hari ini harga cabai turun di kisaran 70-80 ribu," ujar Udin, salah satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (7/7).
Perlu diketahui, jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan cabai dan kebutuhan pangan lain untuk masyarakat jabodetabek dalam kondisi aman dan terkendali. Terbaru, Kementan melepas cabai asal Kabupaten Sumedang, Tanggung, Wonosono dan wilayah Jawa Tengah ke sejumlah pasar di DKI Jakarta.
Menurut Udin, harga cabai kemungkinan masih akan turun lagi sampai pada tingkat harga normal seperti bisa. Penurunan harga juga diperkirakan terjadi pada komoditas lain seperti bawang dan beragam bumbu dapur lainya.
Udin mengatakan sejauh ini pemerintah terus melakukan pengawalan distribusi melalui pasokan pangan ke sejumlah lokasi.
"Alhamdulillah kita dibantu pemerintah, khususnya dari kementan yang setiap hari mengawal pasokan cabai dan pangan lainya," katanya.
Baca juga: Pasokan Melimpah, Harga Cabai Telah Turun
Masminah, 46 Tahun, salah satu pembeli cabai mengaku senang karena harga-harga berangsur normal. Dia berharap pemerintah mampu menjaga kondisi ini karena dalam waktu dekat dia dan keluarganya akan merayakan Idul Adha di rumahnya, kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"Saya senang dan menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang menyediakan cabai dengan cukup baik sehingga harga-harga mulai turun," katanya.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 4 Juli 2022 pukul 10.00 WIB, harga cabai merah besar turun 1,2 persen atau Rp85 ribu menjadi Rp70.000/kg dan cabai merah keriting turun 6,53 persen atau Rp5.050 menjadi Rp72.250/kg.
Cabai rawit yang sebelumnya sempat tembus Rp120.000 per kilogram di pasaran, kini perlahan turun. Masing-masing harga cabai rawit hijau dan merah turun Rp7.250 dan Rp4.100 per kilogram.
Dengan demikian, hari ini harga cabai tersebut di angka Rp62.900/kg dan Rp90.700/kg. Penurunan ini diikuti dengan panen raya cabai yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan bahwa produksi cabai besar nasional pada Juni tahun ini mencapai 78.040 ton dan cabai rawit 1.723 ton.
Sementara kebutuhan cabai besar diperkirakan 76.317 ton sehingga neraca cabai besar surplus 1.723 ton. Hal yang sama juga terjadi pada cabai keriting, yang surplus 1.403 ton karena kebutuhan nasional Juni diperkirakan 72.159 ton.
"Memang ada dinamika harga menjelang hari raya Iduladha. Dan ini adalah momentum yang terjadi setiap tahun, Idulfitri, Iduladha, Natal dan tahun baru. Tapi kami hadir di sini bersama Pak Bupati dan jajaran lainnya untuk memastikan bahwa cabai tersedia cukup," ujarnya. (RO/OL-09)
Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved