Minggu 03 Juli 2022, 10:29 WIB

Bupati Sumedang: Terima Kasih Kementan, Sektor Pertanian Buka Lapangan Pekerjaan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Bupati Sumedang: Terima Kasih Kementan, Sektor Pertanian Buka Lapangan Pekerjaan

Ist/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo memantau panen raya cabai di Desa Sukawangi, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

 

PERTANIAN adalah sektor unggulan yang banyak membuka lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja.

Hal itu disampaikan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat menyampaikan sambutan di hadapan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada panen cabai di Desa Sukawangi, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Di Kabupaten Sumedang, sektor pertanian menurutnya menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap Produk domestik regional bruto (PDRB). Kontribusinya mencapai 18%, dan yang paling besar adalah industri olahan yang mencapai 20 persen.

"Kami sampaikan terimakasih kepada Kementan yang selalu membantu sektor pertanian disini dan karena itulah, menjadi sektor unggulan, dan harus diperhatikan bersama-sama dengan berbagai program dan kebijakan," kata Dony, Sabtu (2/7).

Ada empat kecamatan di Sumedang sebagai sentra sayur, Kecamatan Sukasari, Tanjungsari, Wado, dan Kecamatan Pamulihan sendiri terkonsentrasi di Desa Sukawangi yang banyak menanam cabai oleh sembilan Poktan.

Baca juga:  Panen Raya Cabai di Sumedang, Mentan SYL Tegaskan Ketersediaan Cukup

"Mayoritas penduduk Desa Sukawangi menurut Dony bercocok tanam cabai. Luas areal yang ditanami cabai mencapai 260 hektar. Dan panen hari ini dilakukan di Poktan Mukti," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dony mengungkapkan bahwa dalam satu musim tanam, petani cabai di Sukawangi bisa melakukan sampai 10 kali pemetikan dengan sekali petik mencapai 6 ton.

Berdasarkan data early warning system (EWS) bulan Juni hingga Juli, ketersediaan cabai baik cabai besar maupun cabai rawit di Kabupaten Sumedang juga mengalami surplus. 

Produksi cabai besar dan rawit bulan Juni, sebanyak 515 ton dan 393 ton, sementara kebutuhan cabai besar dan rawit adalah, 324 ton dan 307 ton. Untuk bulan Juli, produksi cabai besar dan rawit mencapai 500 ton dan 337 ton sedangkan kebutuhan untuk kedua cabai tersebut adalah 353 ton dan 321 ton.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa Sumedang memiliki kemampuan memobilisasi dan menyuplai cabai ke daerah lain yang mengalami defisit.

"Saya lihat Sumedang ini bagus. Menurut laporan cabai-nya surplus. Kalau begitu, Sumedang bisa menyuplai daerah lainnya yang defisit," pungkasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan Konsumsi Pertalite

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:51 WIB
Hal itu penting untuk dilakukan agar beban subsidi dalam postur APBN tidak semakin membengkak. Diketahui, belanja untuk subsidi energi...
Ist

CreaVid Competition untuk Mendukung Industri Kreatif di Tanah Air

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 21:29 WIB
Lewat kreasi generasi milenial ini, publik diharapkan bisa lebih paham tentang investasi keuangan, agar masyarakat tidak mudah terpedaya...
Dok. Pribadi

Karya Desainer dan Arsitek Indonesia Ikut Warnai Pembangunan Bangsa

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 20:47 WIB
Saat ini Karya Cipta para ahli Indonesia telah mencapai hasil desain yang cukup tinggi dan makin berkualitas dengan dukungan teknologi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya