Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan tujuan pihaknya melakukan kunjungan kerja spesifik kali ini, khusus ke Kabupaten Lombok Tengah dalam upaya mendorong pemerintah pusat dalam hal ini PUPR untuk segera dapat melakukan pembangunan bendungan mujur tepat waktu.
"Ada beberapa tahapan tahapan dalam proses pembangunan ini, saat ini pemerintah pusat sudah melakukan proses 'Land Acquisiting Resettlement Action Plan' (LARAP) dan desain yang sudah ada di tahun 2015 yang lalu tinggal dilakukan review yang Insya Allah akan menjadi dasar dalam proses penganggaran kedepannya." Kata Andi Aras usai pertemuan dengan Bupati lombok tengah beserta jajaran kementerian PUPR, NTB, Kamis, (30/6).
Keberadaan bendungan menjadi sangat penting tidak saja untuk mendukung sektor pertanian tetapi juga pasokan air bersih untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Akan tetapi pembangunan bendungan yang berada dilombok tengah masih terkendala lahan meski proyek tersebut sudah direncanakan beberapa tahun lalu.
"Dari persoalan pembebasan lahan tadi ada beberapa, ada satu desa lagi yang sementara ini masih dilakukan tahap mediasi, kita tinggal mengharapkan bahwa permasalahan permasalahan sosial yang selama ini timbul dari pemerintah daerah khususnya pemerintah kabupaten Lombok tengah sudah menyatakan komitmennya untuk dapat menyelesaikan permasalahan permasalahan sosial dalam arti pembebasan lahan," urai Andi Aras.
Baca juga: Puan: Tjahjo Sosok Menteri yang Sederhana
Proses pembangunan bendungan itu memakan waktu paling tidak 3 tahun sampai 5 tahun, lanjut Andi Aras menerangkan, berharap bahwa proses pembangunan itu dimulai dan waktu tunggunya tidak lama lagi.
Jika lancar proses penganggaran akan bisa terlaksana di tahun paling cepat di tahun 2023 dan ditahun 2024 sudah mulai pembangunan tahap awal minimal di wilayah tapak bendungannya.
"Harapan kita juga bendungan mujur ini bisa masuk kedalam program strategis nasional, Kami disini hadir dilombok ini sudah melakukan kunjungan kerja spesifik ke Lombok tentu sudah menjadi komitmen besar kami untuk mempercepat pembangunan pekerjaan bendungan mujur ini bisa dilaksanakan," pungkasnya. (RO/OL-09)
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
Menara jembatan atau cable stayed Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur, menjadi yang terpanjang kedua setelah Jembatan Suramadu di Selat Madura.
Pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada bulan September ke Ibu Kota Nusantara masih akan sesuai jadwal sesuai kesiapan hunian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku untuk pemenuhan kebutuhan air minum di IKN.
World Water Forum atau Forum Air Dunia ke-10 baru saja selesai diselenggarakan di Nusa Dua Bali pada 18 – 25 Mei 2024.
RITS sebagai badan usaha pelaksana (BUP) program MLFF, telah siap untuk mengimplementasikan sistem tersebut sesuai jadwal.
Terdapat dua opsi yang dipertimbangkan oleh Kementerian PUPR untuk menyelesaikan perbaikan Tol Bocimi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved