Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) meresmikan Superstore Mitra10ke-44 di Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Superstore ini merupakan ekspansi toko baru ke-3 yang diresmikan tahun ini dari target 4 toko baru dan Remodeling toko. Pemilihan lokasi ini untuk memperkuat pasar Mitra10 di Kawasan Timur Jakarta yang sebelumnya telah ada di Kalimalang dan Kota Harapan Indah.
Erick Koswara, GM Marketing Communication Mitra10 menjelaskan, pembukaan toko Mitra10di berbagai kota di Indonesia merupakan komitmen berkelanjutan PT Catur Mitra Sejati Sentosa untuk hadir lebih dekat, dan sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam merenovasi atau membangun rumah.
"Dengan dibukanya Mitra10 di Pondok Bambu untuk merelokasi Mitra10 di Pekayon, jadi saat ini total yang kami memiliki menjadi 44 toko di 25 kota di Indonesia. Harapannya, Mitra10 di Pondok Bambu dapat menjadi destinasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbelanja bahan bangunan dan perlengkapan rumah,” ujarnya.
Andy Totong, Direktur PT Catur Sentosa Adiprana Tbk menambahkan, “Berawal dari tokoMitra10 yang mengawali debut-nya tahun 1997 dengan membuka toko pertama di Kalimalangsebagai pioneer Ritel Moderen Bahan Bangunan di Indonesia. Kini, di tahun 2022 akan memiliki
45 superstore Mitra10. Setelah pembukaan Mitra10 di Pekanbaru, Cibinong, danPondok Bambu, Perseroan masih akan menambahkan 1 toko barunya di kuartal ke-4 tahun ini."
Medya Ika Ayu, Promotion & Advertising Manager Mitra10 menambahkan, untuk memeriahkan dan memanjakan pelanggan setia Mitra10, para pelanggan juga bisa menikmati berbagai promomenarik saat Grand Opening, seperti promo tebus murah, promo registrasi keanggotaanMitra10, diskon khusus kartu kredit bank tertentu hingga Crazy Price yang merupakanpromodiskon produk khusus Grand Opening."
Hingga Q1 2022, Pendapatan secara konsolidasi CSAP tumbuh 12% dari Rp3,51 triliun pada Q1 2021 menjadi Rp3,93 triliun di tiga bulan pertama 2022. Bahkan segmen ritel pada triwulan I 2022 tumbuh sebesar 16%. Segmen ini merupakan motor pertumbuhan bagi Perseroan karena mampu tumbuh konsisten dua digit dan memiliki margin yang lebih besar ketimbang segmen distribusi.
Idrus H. Widjajakusuma, Coporate Secretary Perseroan menambahkan,dengan target 100 Mitra10 di tahun 2030 akansemakin mengokohkan posisi kami sebagai jejaring ritel modern bahan bangunan dan home improvement terbesar di Indonesia. (RO/E-1)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Energi panas bumi yang dikelola PGE dipandang mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan bauran EBT nasional.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
EMITEN manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp6 triliun pada 2025.
USAI lepas status suspend, saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menembus batas auto rejection atas (ARA) selama enam hari berturut-turut. Investor
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved