Jumat 13 Mei 2022, 20:24 WIB

UU Cipta Kerja Diapresiasi Pengusaha AS

Mediaindonesia | Ekonomi
UU Cipta Kerja Diapresiasi Pengusaha AS

ANTARA FOTO/HO/ Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo (kiri) disambut Presiden Amerika Serikat Joe Biden

 

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa  perwakilan 12 perusahaan Amerika Serikat (AS) yang menghadiri forum bisnis arahan Presiden Joko Widodo dan dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Washington DC, AS,  mengapresiasi keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja.  

"Saya merasa senang dan bangga sebab dari semua pernyataan 12 perusahaan tersebut mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah Indonesia," kata Bahlil dalam keterangan pers bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani yang disiarkan kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, hari ini.

Menurut Bahlil,  UU Cipta Kerja ditangkap dengan baik oleh perusahaan-perusahaan AS tersebut sebagai upaya positif pemerintah RI memangkas berbagai macam prosedur dan kerumitan birokrasi dalam pemberian izin, termasuk investasi.

"Ini adalah sebuah tanda baik, tanda positif, untuk bagaimana kita meyakinkan para investor global maupun dalam negeri bahwa posisi Indonesia ini sudah pada posisi yang tepat dan melakukan perubahan dari tahun ke tahun," ujarnya menambahkan.

Forum bisnis tersebut antara lain juga menghasilkan kesiapan Microsoft untuk membangun data center dan beberapa infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Baca juga: Tangkis Kesimpangsiuran, RI Butuh Kebijakan Jangka Panjang Terkait CPO

Beberapa perusahaan lain yang menyatakan kesiapan berinvestasi adalah Cargill yang bergerak di industri agrikultur, Air Products & Chemical, dan Freeport.

Khusus untuk Freeport Bahlil melaporkan bahwa proses pembangunan fasilitas smelter Freeport di Gresik, jawa Timur, saat ini sudah mencapai 40 persen dan ditargetkan rampung pada akhir 2023.

"Ini adalah perintah Bapak Presiden terkait dengan implementasi Undang-Undang Minerba. Jadi, hilirisasi adalah salah satu kata kunci yang tidak diprioritaskan kepada salah satu perusahaan tertentu, tapi harus semuanya sama," ujarnya.

Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani turut menyampaikan bahwa kehadiran UU Cipta Kerja memang menimbulkan dampak positif dari negara perdagangan Indonesia-AS maupun investasi AS di Indonesia.

Rosan mengungkapkan bahwa pada 2021 nilai investasi AS ke Indonesia mengalami peningkatan sebesar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau mencapai 2,5 miliar dolar AS (sekira Rp36,5 triliun). (Ant/OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

LPS: Ada Perbaikan Riil di Perekonomian

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 19 Mei 2022, 17:20 WIB
Menggambarkan fondasi ekonomi semakin kuat, dan gejolak global artinya tidak mengganggu fundamental ekonomi...
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Subdisi Energi Naik, Banggar Setujui APBN 2022 Jadi Rp3.106 Triliun

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 19 Mei 2022, 17:15 WIB
Adapun besaran  belanja negara pada APBN 2022 menjadi Rp3.106...
Antara

Transfer BI-Fast di Bank Mandiri Tembus 35 Juta Transaksi

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 19 Mei 2022, 16:40 WIB
BI-Fast dinilai mampu mendorong pertumbuhan transaksi perbankan melalui Livin' by Mandiri. Tecermin pada peningkatan hingga 600 juta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya