Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENURUT Cambridge Dictionary, wirausaha atau entrepreneur diartikan sebagai seseorang yang memulai bisnis mereka sendiri, terutama ketika individu tersebut melibatkan atau melihat peluang baru.
Dalam definisi ini perlu digarisbawahi bahwa seorang wirausaha ialah yang jeli dalam melihat peluang baru.
Di sisi lain, Investopedia mendefinisikan wirausahawan sebagai individu yang menciptakan bisnis baru, menanggung sebagian besar risiko, dan menikmati sebagian besar imbalan dari bisnis tersebut.
Proses mendirikan bisnis juga dikenal sebagai kewirausahaan atau entrepreneurship. Wirausahawan juga diasosiasikan sebagai inovator, sumber ide bisnis atau prosedur baru dalam urusan bisnis barang/jasa.
Wirausaha juga merupakan kemampuan dan kesiapan untuk mengembangkan, mengatur, dan menjalankan suatu badan usaha dengan segala ketidakpastiannya untuk memperoleh keuntungan.
Baca juga: Pengertian Kewirausahaan dan Karakteristik
Wirausaha secara umum merupakan aktivitas yang dilakukan oleh seorang (wirausahawan) yang memiliki kemampuan dan keinginan untuk mendirikan, mengelola, dan berhasil dalam suatu usaha rintisan (startup).
Wirausahawan dapat pula diartikan sebagai seseorang yang mengembangkan perusahaan inovasi beserta identifikasi karakteristik peluangnya.
Meskipun banyak ahli yang mengatakan tidak ada perbedaan signifikan antara pengertian wirausaha dan wiraswasta, ada pula yang menafsirkan wirausaha dan wiraswasta sebagai dua hal yang berbeda.
Jika orang yang berwirausaha sudah pasti memiliki bisnis atau usaha sendiri, wiraswasta bisa juga dilakukan dengan bekerja dengan orang lain atau perusahaan yang dimiliki orang lain.
Dari berbagai penelitian yang ada ditemukan 19 sifat penting wirausaha yang diperoleh dari tujuh penelitian yang pernah dilakukan.
Kesembilan belas sifat itu dikelompokkan menjadi enam sifat unggul (research methodology workshop, 1977), sebagai berikut.
1. Percaya diri
Seorang entrepreneur haruslah memiliki sifat percaya diri. Ia harus yakin dan optimistis bahwa usahanya akan maju dan berkembang. Tidak mengandalkan dan bergantung orang lain atau keluarga.
Seorang wirausaha harus mampu bertanggung jawab terhadap segala aktivitas yang dijalankannya, baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggung jawab seorang pengusaha tidak hanya pada material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
2. Originalitas
Seorang entrepreneur haruslah memiliki sifat originalitas. Mampu mengembangkan ide-ide baru dan menemukan cara-cara baru dalam memecahkan persoalan.
Mampu melakukan sesuatu yang baru yang belum dilakukan banyak orang sebagai nilai tambah keunggulan bersaing. Mampu mengerjakan banyak hal dengan baik, dan memiliki pengetahuan. Inisiatif dan selalu proaktif.
3. Berorientasi manusia
Sifat suka bergaul dengan orang lain berarti anda harus mampu mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak.
Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dan direalisasikan. Menganggap saran dan kritik adalah dasar untuk mencapai kemajuan. Saran dan kritik yang masuk di respon dengan baik untuk memperbaiki pelayanan kepada pelanggan, proses bisnis dan efesiensi perusahaan.
Baca juga: Jenis, Manfaat, dan Sumber Pendanaan Kewirausahaan
4. Berorientasi hasil kerja
Ingin berprestasi, kemauan untuk terus maju dan mengembangkan usaha. Berorientasi keuntungan, semua cara dan usaha yang dilakukan harus mendatangkan profit, karena bisnis tidak akan bisa bertahan dan berkembang jika tidak ada profit.
Teguh, tekun dan kerja keras untuk mendorong kemajuan usahanya. Penuh semangat, dan penuh energi dalam melakukan semua aktivitas dengan semangat untuk keberhasilan.
5. Berorientasi masa depan
Terdiri dari sifat pandangan ke depan, ketajaman persepsi. Untuk itu anda harus memiliki visi dan tujuan yang jelas.
Hal ini berfungsi untuk menebak kemana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui apa yang akan dilakukan oleh pengusaha tersebut beorientasi pada prestasi.
6. Berani ambil risiko
Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapan pun dan di manapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
Baca juga: Ide Usaha Sampingan Modal Kecil untuk PNS Karyawan
Berikut beberapa tujuan utama dari wirausaha:
Berikut beberapa contoh dari bentuk wirausaha:
• Toko pakaian
• Kafe atau restoran
• Waralaba kuliner
• Laundry
• Katering
• Percetakan
• Usaha ritel
• Start-up
• Kerajinan tangan, dan masih banyak lainnya. (OL-14)
PEMBATASAN usaha hiburan selama Ramadan 1447 Hijriah di Kota Batam tidak hanya berdampak pada jam operasional, tetapi juga memaksa pelaku usaha menyusun ulang strategi bisnis.
Persetujuan tersebut disampaikan melalui surat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada Menteri HAM Natalius Pigai.
KETUA Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha (merchant) agar tidak menolak pembayaran menggunakan uang tunai (Rupiah).
Sebagai kota industri dan perdagangan internasional, Batam sangat dipengaruhi oleh fluktuasi kurs, terutama Dolar Singapura (SGD) dan Dolar Amerika Serikat (USD).
Apindo mendukung penggunaan formula yang sebenarnya sudah diatur dalam PP tersebut, bahkan sudah diperkuat oleh putusan MK No 168/2023.
Hilda Kusuma Dewi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Barat. Hilda mendorong penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi
Kualitas pendidikan bisnis menjadi faktor penentu daya saing nasional. Standar global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Jika geocoding tradisional sering kali hanya menempatkan pin di tengah bangunan atau jalan utama, inovasi ini memungkinkan pengguna menentukan titik presisi hingga ke pintu masuk gedung.
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved