Selasa 12 April 2022, 11:21 WIB

Informasi Terbatas, Masyarakat belum Tertarik Pasar Modal Syariah

Emir Chairullah | Ekonomi
Informasi Terbatas, Masyarakat belum Tertarik Pasar Modal Syariah

Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin mengakui masyarakat masih ragu untuk berinvestasi di pasar modal syariah. Pasalnya, informasi yang diterima masyarakat mengenai industri ini masih terbatas.

“Banyak di antara masyarakat kita yang masih ragu berinvestasi di pasar modal syariah tentang kehalalannya meski sudah ada fatwa-fatwa yang memberi landasan kehalalannya,” kata Ma’ruf saat peluncuran video edukasi dan sejarah pasar modal Indonesia di Jakarta, Selasa (12/4).

Oleh karena itu, dirinya menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi yang intensif untuk meningkatkan literasi masyarakat.

“Terutama mengenai kehalalan pasar modal syariah,” tegasnya.

Ma’ruf menjelaskan, landasan fikih dalam keuangan syariah, termasuk pasar modal syariah adalah boleh sepanjang tidak ada dalil yang melarang atau mengharamkannya. Sedangkan yang dilarang menurut syariah juga sudah jelas, yaitu yang mengandung unsur gharar, riba, maisir, risywah, maksiat, dan kezaliman serta kegiatan yang sifatnya spekulatif dan manipulatif.

“Dengan demikian, sebetulnya masyarakat tidak perlu ragu lagi berinvestasi di pasar modal syariah, karena seluruh transaksi dalam pasar modal syariah sudah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah berdasarkan Fatwa DSN-MUI,” ungkapnya.

Baca juga: Wapres: Literasi Pasar Modal Syariah Perlu Ditingkatkan

Disebutkan, upaya peningkatan literasi keuangan syariah ini memerlukan peran serta dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Menurut Ma’ruf, sebagai otoritas yang diakui undang-undang, DSN-MUI telah berperan dalam membuat pedoman pelaksanaan pasar modal syariah melalui fatwa-fatwa yang telah diterbitkannya.

Ma’ruf menyebut, melihat besarnya potensi masyarakat muslim Indonesia, dirinya optimis industri pasar modal syariah dapat kita kembangkan bersama-sama, baik pertumbuhan investor, kinerja transaksi maupun inovasi produknya. Oleh karena itu, program video learning menjadi salah satu ikhtiar untuk meningkatkan pemahaman dan literasi tentang keuangan syariah sedini mungkin kepada masyarakat luas, khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Langkah ini merupakan tahapan yang strategis bagi pengembangan pasar modal syariah di masa mendatang,” pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Ini Penjelasan Pertamina Soal Keamanan Pakai Ponsel di SPBU

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 30 Juni 2022, 19:24 WIB
Larangan menggunakan ponsel ditujukan pada komunikasi telepon di zona berbahaya. Itu kurang lebih 1,5 meter dari dispenser SPBU, atau saat...
AFP/Nicolas Tucat.

Inflasi Prancis Melonjak ke Tingkat Tertinggi sejak 1991

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 19:19 WIB
Di seluruh blok mata uang itu, harga konsumen naik 8,1% di Mei, jauh lebih tinggi dari target ECB...
ANTARA FOTO/Adwit B Pramono

MyPertamina Bukan untuk Mempersulit, Melainkan untuk Melindungi Rakyat

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 30 Juni 2022, 19:12 WIB
Pada tahap ini, ujar dia, pendaftaran fokus untuk melakukan pencocokan data antara yang didaftarkan oleh masyarakat dengan dokumen dan data...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya