Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Mantan Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Peran Pesantren sebagai 'Pabrik Kyai'

Tosiani 
29/1/2026 21:55
Mantan Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Peran Pesantren sebagai 'Pabrik Kyai'
Mantan Wapres Ma’ruf Amin(Dok Pendim0707)

MANTAN Wakil Presiden (Wapres) RI Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin menekankan peran penting pesantren sebagai 'pabrik kyai' yang menyiapkan dan mencetak santri menjadi kyai serta ulama. Dalam tausiyahnya di Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (28/1) malam ia mengajak para santri untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menguasai ilmu yang diajarkan oleh para pengasuh. 

"Pesantren merupakan pabrik kyai. Tugas ulama adalah mengislamkan orang dan menjaga umat Islam dari akidah-akidah yang menyimpang. Di zaman sekarang, banyak fitnah dan pemahaman yang menyimpang, termasuk radikal kiri dan radikal kanan. Jika tidak cocok dengan akal, seringkali ditafsirkan seenaknya sendiri," kata KH Ma'ruf Amin saat menghadiri acara Haflah Attasyakkur Li Ikhtitaamidduruus ke-29 Pondok Pesantren Al Mubaarok Manggisan, Mojotengah, Wonosobo. Lebih lanjut, mantan Wapres tersebut menegaskan bahwa tugas bersama adalah meneruskan peran ulama dengan mengajak umat ke jalan Allah SWT serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Santri sekarang harus lebih pintar dari para kyai dan ulama karena tantangan ke depan semakin kompleks. Semoga kita semua menjadi penerus ulama dan kyai yang selalu berada di jalan Allah, selamat dunia akhirat," harapnya. 

Di akhir tausiyahnya, KH Ma'ruf Amin menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan mendoakan agar mereka diberkahi oleh Allah SWT. 

Acara Haflah Attasyakkur ke-29 ini menjadi momentum penting bagi Ponpes Al Mubaarok untuk merayakan kelulusan santri serta memperkuat sinergi antara elemen masyarakat, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan tokoh agama, dalam membangun generasi berkarakter dan berintegritas untuk masa depan bangsa. (TS/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya