Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) memperkirakan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90 atau Pertalite akan melonjak saat Ramadan dan Idulfitri.
Konsumsi Pertalite diperkirakan meningkat 11% dari 73.180 kiloliter (kl) per hari, sehingga menjadi 81.406 kl per hari.
Sementara itu, Pertamax akan mengalami penurunan sebanyak 15% ke 18.251 kl per hari. Lalu, solar turun 5% menjadi 41.452 kl per hari.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina Alfian Nasution memproyeksikan kenaikan BBM dan volume LPG selama Ramadan dan Idulfitri masing-masing naik 11% persen dan 3%.
Baca juga: Penaikan Pertamax, Presiden: Kelangkaan Energi dan Kenaikan Harga Minyak Dunia
"Dalam kondisi normal, volume konsumsi untuk gas LPG sebesar 26.667 metrik ton (MT) per hari, naik menjadi 27.338 MT per hari," jelas Alfian dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Rabu (6/4).
"Bahan bakar lainnya yang turut mengalami kenaikan pemakaian adalah Kerosene sebesar 0,8%, dari 1.339 kl per hari menjadi 1.350 kl," imbuhnya.
Penjualan BBM jenis Pertamax (RON 92) diperkirakan turun 15%, dari sebelumnya 21.573 kl per hari menjadi 18.251 kl per hari. Penurunan juga diikuti oleh produk BBM lainnya.
Misalnya, Pertamax Turbo (RON 98) yang turun sebesar 27%, dari 584 kl per hari menjadi 426 kl per hari. Kemudian, Dexlite (CN 51) turun 3% dari 2.345 kl per hari menjadi 2280 kl per hari.
Berikut, Pertamina DEX turun 4% dari 701 kl per hari menjadi 672 kl per hari. Serta, Solar subsidi turun 5% dari 2.345 kl per hari menjadi 2.280 kl per hari.
Baca juga: Subsidi Upah Bantal Pengaman Jika Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Naik
Adapun konsumsi Avtur akan melonjak 11,6%, dari 7.640 kl menjadi 8.527 kl per hari. Kondisi pasokan BBM dan LPG saat ini dinyatakan aman. Pasokan Pertalite 16,5 hari, Pertamax 37 hari dan Pertamax Turbo 61 hari. Kemudian, LPG 16,3 hari dan avtur 33 hari.
"Secara umum kondisi stok saat ini adalah aman. Yang menjadi perhatian utama, yakni jalur lintas utama, lokasi wisata, hingga daerah rawan bencana dan jalur logistik," jelas Alfian.
Untuk mengamankan pasokan pada periode ini, Pertamina dalam satuan tugas Ramadhan Idul Fitri (RAFI) 2022, telah menyiapkan layanan tambahan selama Ramadan dan Idulfitri. Seperti, penambahan 1.370 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) siaga, berikut 48.207 unit Agen dan Outlet LPG Siaga.
Lalu, 37 unit Kios Pertamina Siaga, 220 unit Motoris Layanan Delivery untuk BBM (Pertamax/Dex series) untuk konsumen di lokasi2 macet, serta 144 unit Mobil Tangki Stand By (SPBU Kantong).(OL-11)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah belum akan membatasi subsidi bahan bakar minyak atau BBM dan menjamin ketersediaan stok tetap aman di tengah gejolak harga minyak dunia
Lonjakan harga minyak dunia dorong kenaikan BBM. Ekonom nilai langkah ini penting untuk jaga stabilitas APBN.
Ia menyoroti fenomena truk-truk yang mengantre di SPBU untuk membeli BBM, lalu dijual kembali.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Pakar menilai pemerintah berhasil menepis kekhawatiran publik terkait isu kelangkaan energi dan BBM di tengah tensi geopolitik yang memanas.
BPH Migas memastikan pasokan BBM aman di jalur Bogor-Puncak-Cianjur saat arus wisata Lebaran 2026. Layanan motoris BBM juga disiagakan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pastikan harga Pertalite & Solar tak naik meski krisis energi global akibat perang AS-Israel vs Iran kian memanas.
Pertamina perlu memperlancar pasokan BBM untuk Aceh. Paling penting adalah jenis bahan bakar bersubsidi guna memenuhi kebutuhan masyarakat kelas bawah.
Diduga kuat terjadi praktik pengisian BBM menggunakan jeriken dalam skala besar yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu, yakni tengah malam dan subuh.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite tidak akan mengalami kenaikan
Pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dikhawatirkan berdampak pada sejumlah sektor.
Mendukung penanganan bencana pada masa tanggap darurat, BPH Migas memberikan keringanan pembelian solar dan pertalite di Aceh, dengan pembebasan barcode.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved