Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi V DPR DPR RI Sudewo mengingatkan pentingnya penataan air pada pembangunan Bandara Dhoho di Kediri, Jawa Timur. Mengingat ada aliran sungai di bawah Kawasan bandaranya.
Sudewo menyarankan kepada Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan PT Gudang Garam selaku private sector (sekaligus penyuntik modal) dalam pembangunan Bandara Dhoho ini agar selalu melakukan koordinasi dan bersinergi.
“Karena bandara dimana-mana terjadi kebanjiran oleh karena perencanaan terhadap pengendalian banjir pada bandara itu tidak akurat. Jangan nanti saling lempar tanggung jawab, saling lempar masalah," jelasnya.
"Jadi dari awal perencanaan itu harus (Kementerian PUPR dan Gudang Garam) bersama bersama-sama sampai pada tingkatan pelaksanaan di lapangan, sampai pada pembebanan anggaran,” tegas Sudewo dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi V DPR RI ke Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/3).
Baca juga: Kehadiran Makassar New Port Sangat Dibutuhkan Sulsel
Dalam pertemuan dengan perwakilan Pemprov Jatim tersebut, Sudewo mempertanyakan terkait aksesibilitas menuju dan keluar dari Bandara Dhoho.
Pasalnya, hingga kini Tol Kertosono yang akan menjadi akses menuju Bandara Dhoho belum dibangun.
“Jangan sampai ini mengalami nasib yang sama dengan Pelabuhan Patimban (Subang, Jawa Barat). Pelabuhan sudah jadi, tapi akses jalan ke sana baru dipikirkan oleh Kementerian PUPR. Koordinasinya bagaimana? Jangan dilepas begitu saja, segera dibangun,” saran politikus Partai Gerindra itu.
Desain terminal bandara pun tidak luput dari perhatian Sudewo. Ia mengingatkan agar terminal Bandara Dhoho ini memperhatikan unsur manusiawi dan memiliki kearifan lokal, sehingga tidak hanya memiliki unsur estetika atau kemegahan saja.
“Terminal Bandara 3 Soekarno-Hatta itu tidak manusiawi. Kelihatan megah, kelihatan mewah, tapi tidak manusiawi. Jalan kakinya sangat luar biasa jauh. Berbeda dengan Terminal 1 dan Terminal 2. Meskipun itu terminal lama, tapi manusiawi. Lalu harus memiliki kearifan lokal. Buatlah yang menjadi ciri khas Kota Kediri muncul dalam terminal bandara ini,” pesan legislator dapil Jawa Tengah III tersebut. (RO/OL-09)
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara.
Puncak arus penumpang Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan 9.746 penumpang.
InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pada periode Nataru ini akan mencapai sekitar 10 juta penumpang selama 21 hari.
Kasus Morowali merupakan contoh bagaimana lemahnya integrasi antarinstansi dapat menggerus kedaulatan udara.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Otoritas Palestina meradang lantaran Israel kian memperketat kendali atas Tepi Barat.
Arah pembangunan ke depan harus seiring dengan penataan ulang kawasan hutan yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air.
Komitmen ini menjadi penting sehingga memiliki persepsi publik yang kuat dan rekam jejak positif di kalangan masyarakat luas.
Isu pendidikan juga menjadi catatan Menko Polkam, di mana terdapat aspirasi masyarakat untuk memiliki perguruan tinggi, spesifiknya kehadiran cabang Universitas Cenderawasih (UNCEN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved