Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyentuh all time high atau rekor tertinggi sepanjang masa pada Kamis (24/3) kemarin, yakni dengan posisi 7.049,685.
"Sementara itu, IHSG pekan ini ditutup pada posisi 7.002,532, meningkat 0,68% dari posisi 6.954,965 pada penutupan perdagangan pekan lalu," ujar Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono, Minggu (27/3).
BEI mencatat Kapitalisasi pasar Bursa turut mencatatkan kenaikan sebesar 0,93% menjadi Rp8.812,3 triliun, dari pekan sebelumnya Rp8.731,25 triliun.
Baca juga: Menkeu Minta Sosialisasi Kebijakan Pajak Lebih Membumi
Kemudian, rata-rata volume transaksi harian Bursa turut meningkat sebesar 14,50%, menjadi 25,137 miliar saham dari 21,954 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Perubahan terjadi pada rata-rata frekuensi harian Bursa sebesar 3,80% menjadi 1,28 juta transaksi, dari sebelumya 1,33 juta transaksi pada penutupan pekan lalu.
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga berubah sebesar 15,33% menjadi Rp13,975 triliun, dari Rp16,506 triliun pada pekan sebelumnya.
Investor asing mencatatkan nilai beli bersih sepekan sebesar Rp7,12 triliun. Sepanjang 2022, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp28,69 triliun.
Baca juga: Prediksi BI, The Fed Naikkan Suku Bunga Tujuh Kali
Selama sepekan, BEI juga diramaikan oleh pencatatan 1 saham perdana, 2 obligasi dan 1 sukuk. Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2022 adalah 26 emisi dari 21 emiten, dengan nilai Rp28,84 triliun.
Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sampai saat ini berjumlah 494 emisi. Itu dengan nilai nominal outstanding Rp444,44 triliun dan US$47,5 juta, yang diterbitkan oleh 125 Emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 149 seri, dengan nilai nominal Rp4.763,52 triliun dan US$200,65 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp4,78 triliun.(OL-11)

IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved