Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Perempuan dan Platform Digital Dipercaya Bisa jadi Penggerak Ekonomi

Perempuan dan Platform Digital Dipercaya Bisa jadi Penggerak EkonomiMediaindonesia.com
23/3/2022 14:15
Perempuan dan Platform Digital Dipercaya Bisa jadi Penggerak Ekonomi
Para pembicara dalam acara Talkshow QNET dan para penggiat digital dan pariwisata.(Dok.Qnet)

INTERNATIONAL Women’s Day  sejatinya bukan hanya hari perayaan. Momentum itu juga merupakan sebuah cerminan bahwa perempuan mempunyai peranan penting bagi roda ekonomi masyarakat, terlebih di jaman serba digital seperti sekarang ini. Bisnis melalui digital, presentasi via online, berdagang tanpa tatap muka tetapi masih bisa transaksi, berselancar mencari referensi wisata melalui konten digital di youtube dan sosial media. Siapa yang mampu beradaptasi dengan platform digital, mereka akan menjadi pioneer dan pemenang.

“QNET sebagai perusahaan direct sellingatau penjualan langsung berskala internasional yang beroperasi di Indonesia selama lebih dari 20 tahun, telah beradaptasi terhadap permintaan akan komunikasi dan konten digital. Kami diarahkan untuk membuat komunitas pengusaha perempuan kami tumbuh menjadi pemberi pengaruh media sosial melalui platform bisnis dan sistem pendukung kami, terutama selama dua tahun terakhir selama pandemi,” kata Malou Caluza, CEO QNET via platform digital kepada Jessy Silana, Miss Tourism International, Vlogger dan perempuan-perempuan yang tergabung dalam Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (KISB),  dalam rangka memperingati International Women’s Day, pekan lalu.

Baca juga: Hari Perempuan Internasional 2022, Pemerintah Diharapkan ...

Malou Caluza menambahkan bahwa selama bertahun-tahun di QNET, pihaknya telah melihat banyak perempuan menjadi pencipta digital dan pemberi pengaruh untuk perubahan di komunitas mereka dengan memanfaatkan sumber daya dan pelatihan yang mereka sediakan. Para perempuan itu datang dari semua lapisan masyarakat,  beberapa dari mereka adalah ibu rumah tangga, sementara yang lain adalah karyawan yang bermimpi membangun bisnis dan komunitas mereka sendiri.

Sekarang, peran perempuan sebagai pembuat konten dan pembangun komunitas digital lebih penting dari sebelumnya. Saat perbatasan dibuka kembali dan kita memasuki fase endemik, semua orang membutuhkan liburan, memerlukan healing setelah lama gerak-geriknya dibatasi. Perempuan akan memainkan peran penting dalam mendukung inisiatif pariwisata lokal melalui media digital untuk menarik wisatawan datang. Menjadi konten kreator, selain bisa dijadikan pekerjaan yang menjanjikan, juga akan dapat  berkontribusi pada perekonomian Indonesia.

“Talkshow QNET dan para penggiat digital dan pariwisata ini diharapkan akan memberikan lebih banyak wawasan tentang bagaimana keterampilan kepemimpinan, kewirausahaan, dan pembuatan konten digital sehingga dapat mendorong lebih banyak orang untuk menemukan dan merasakan keindahan Indonesia, “ tegas Malou Caluza.

Sementara itu Jessy Silana Wongsodiharjo, Miss Tourism International 2021/2022 mengatakan bahwa pariwisata Indonesia membutuhkan peran serta para penggiat media sosial dan konten kreator. Perempuan punya kekuatan dalam membuat konten digital pariwisata karena perempuan sangat pintar untuk menampilkan sesuatu yang unik di media sosial.

“Perempuan Indonesia itu sangat pintar berkomunikasi. Rajinlah posting sesuatu yang unik, posting tempat wisata di sosial media. Dan ditambahkan narasi yang menarik dan hastag, yang bisa menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa asing karena kekuatan sosial media adalah bisa diakses oleh semua orang di dunia. Peran serta perempuan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan pariwisata dan ekonomi Indonesia, “ tegas Jessy Silana Wongsodiharjo yang juga merupakan Putri Pariwisata Indonesia 2020/2021. (RO/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya