Rabu 23 Maret 2022, 19:34 WIB

Oknum Investasi Bodong Dinilai Lebih Lincah dari OJK

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Ekonomi
Oknum Investasi Bodong Dinilai Lebih Lincah dari OJK

Antara
Sejumlah korban penipuan investasi bodong Binomo berunjuk rasa di depan Mabes Polri, Jakarta.

 

PRAKTISI Keuangan Roy Shakti menilai oknum investasi bodong yang banyak menipu masyarakat, pergerakannya jauh lebih lincah dibandingkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal itu diungkapkan Roy saat menjadi narasumber dalam program Hot Room Metro TV bertajuk Jerat Investasi Jahat, yang dipandu Hotman Paris Hutapea.

Menurut Roy, pihak OJK perlu mengungkapkan merek atau platform yang tidak mendapatkan izin beroperasi. Sejauh ini, OJK dinilai hanya memblokir situs investasi illegal, tanpa adanya pemberitahuan kepada publik soal merek yang diblokir.

Baca juga: Sahroni Klaim Tahu Dalang di Balik Skenario Investasi Bodong

“Memang OJK selalu memblokir, tapi oknum juga selalu bikin situs baru ketika diblokir. Dalam kasus trading ini, merek yang diblokir oleh OJK juga tak dimumumkan ke masyarakat,” pungkas Roy, Rabu (23/3).

“Jadi oknum investasi ilegal ini jauh lebih lincah dari OJK,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK Tongam Lumban Tobing mekankan bahwa pihaknya selalu memblokir segala jenis trading ilegal. Namun, dia mengakui bahwa setelah diblokir, situs baru juga semakin bermunculan.

Baca juga: Slogan 4D Fahrenheit Bikin Masyarakat Tergiur Investasi Bodong

“Kita sudah blokir, tapi muncul-muncul lagi (platform investasi bodong),” ungkap Tongam.

Pihaknya telah menghentikan sebanyak 19 robot trading. Apabila ada laporan terkait penipuan yang dialami masyarakat, Tongam langsung melapor ke Bareskrim Polri.

“Binary Option, Fahrenheit, itu kegiatan atau diselidiki Satgas Waspada Investasi (OJK). Kemudian, kami beri laporan ke Bareskrim,” jelasnya.(OL-11)

 

Baca Juga

Antara

Temui Moeldoko, Petani Sawit Keluhkan Harga TBS yang Masih Anjlok

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 14:22 WIB
Menurut Apkasindo, penyebab anjloknya harga TBS karena besarnya pajak ekspor. Seperti, bea keluar, domestic market obligation (DMO),...
MI/HO

Investasi Total Rp11 Triliun, Kepala BP Batam Teken Komitmen Pengembangan Batam Sisi Darat, Laut dan Udara

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 11:47 WIB
Penandatangan serah terima dilakukan oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi dengan Direktur Utama Pelaksana Badan Usaha Pelaksana PT BIB Pikri...
MI/ Abdillah M Marzuqi

Inkoppas Apresiasi Sikap Mendag

👤Abdillah M Marzuqj 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 11:31 WIB
Inkoppas berharap Kemendag serius dalam upaya menurunkan harga minyak goreng dan bahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya