Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUTUHAN akan sumber daya manusia yang unggul terus meningkat utamanya untuk percepatan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs dan juga era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).
Talenta diharapkan dapat memiliki keterampilan lebih, kemampuan beradaptasi dan bekerja secara cepat, efisien dan tangkas. Kapabilitas talenta yang seperti ini kedepannya juga akan memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.
Di samping pemahaman dan bakat secara teknis yang terkait dengan industri, peningkatan kompetensi talenta yang diharapkan juga meliputi adanya kesadaran diri (Self-Awareness), pertumbuhan pola pikir (Growth Mindset), kecerdasan emosional (Emotional Intelligence), pembelajaran seumur hidup (Lifelong Learner), dan penyesuaian yang cepat dengan budaya perusahaan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Karya Talents hadir sebagai perusahaan penyaringan dan penyaluran talenta yang memiliki unique algorithm dengan sistem yang lebih customized dan algoritma yang akan disesuaikan.
Selain mencocokkan pengalaman kerja dengan lapangan pekerjaan yang tersedia, Karya Talents juga mencari perpaduan unik antara kepribadian dan keterampilan calon pelamar kerja dengan menggunakan tes asesmen yang disebut VIP (Value, Personality, Interest).
Misi Karya Talent berfokus pada pertumbuhan pola pikir (Growth Mindset) dan kecerdasan emosional (Emotional Intelligence). Melalui tes VIP ini, Karya Talents ingin membantu calon pelamar memahami diri mereka secara mendalam, serta membantu perusahaan mendapatkan
kandidat yang memiliki value kerja yang sesuai dengan value perusahaan. Selain itu, Karya Talents juga menyediakan pelatihan kepada pelamar kerja yang bergabung dalam jaringan Karya Talents untuk meningkatkan kompetensi di bidang masing-masing.
Chairman dan Co-Founder dari Karya Talents, DR. Suparno mengatakan, “Kami melihat bahwa sejauh ini belum ada yang menaruh perhatian yang akurat dalam hal menemukan talenta yang tepat. Oleh karena itu visi kami dalam membentuk Karya Talents adalah ingin membantu
perusahaan mendapatkan talenta yang tepat. Mereka perlu menjaga keseimbangan perusahaan agar bisa terus survive di era ini. Salah satunya dengan memiliki talenta yang tepat di bidangnya. Karya Talents memastikan kualitas talenta yang telah kami referensikan dapat
mendukung perusahaan dalam menjaga ketahanan terlebih dalam situasi yang sulit saat ini”.
Suparno juga menjelaskan bahwa Karya Talents dalam hal ini tidak hanya memberikan informasi ketersediaan lapangan pekerjaan kepada calon pelamar ataupun menyediakan talenta terbaik bagi perusahaan yang membutuhkan, namun memastikan penyaringan, pembekalan, pelatihan dan penyaluran yang paling tepat.
“Oleh karena itu, diawal tahun 2022 ini Karya Talents memperkenalkan KT 300 Club, salah satu program terbaru yang kami rancang untuk menghasilkan talenta terbaik yang dibutuhkan. KT 300 Club merupakan wadah tempat berkumpulnya para talenta berpotensi dari berbagai bidang pekerjaan. Asses (Penilaian), Consult (Konsultasi), Equip (Memperlengkapi), dan Empower (Pemberdayaan) menjadi 4 pilar yang melengkapi program ini guna memastikan para talenta tidak hanya bertemu dengan lapangan pekerjaan yang tepat, tidak hanya kompeten secara teknis dan emosional, namun juga memiliki pola pikir yang terus berkembang serta kemampuan beradaptasi baik terhadap tanggung jawab yang lebih besar ataupun budaya organisasi.” tuturnya.
4 pilar yang diusung KT 300 Club memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Untuk pilar Asses, Karya Talents memiliki skema yang disebut VIP (Value, Interest, Personality). Ini menjadi tahapan awal di mana calon pelamar akan diajak untuk memiliki self-awareness; mengetahui potensinya dan melihat blindspot yang dimiliki. Dari penilaian yang telah dilakukan, akan muncul hasil berbentuk Candidate Profil Reports. Hasil ini berisi data lengkap yang akan diberikan kepada perusahaan agar mereka mengetahui bagaimana calon pelamar tersebut "Fit
right" (cocok/ tepat) dengan perusahaannya, dan juga sebagai tolak ukur untuk membuat keputusan mempekerjakan.
Pilar kedua ialah Consult. Pada tahapan ini talenta akan digali lebih dalam secara case-by-case dalam hal personality, emotional intelligence, strong points, weakness, areas of development, communication style, dan masih banyak lagi, yang akan dibahas berdasarkan Result VIP
Assessment yang sudah diterima dari tahapan Asses. Sesi ini akan dilakukan dengan Professional Career Consultation.
Setelahnya, Karya Talents akan membekali (Equip) calon pelamar dengan newsletter, konten dan e-learning yang diberikan secara berkala agar mereka dapat terus terinformasi (update), berkembang dan belajar. Tidak hanya itu, Karya Talents juga menggandeng partner terbaik
untuk menyediakan program pemberdayaan (empower) untuk para calon pelamar, seperti workshop dengan topik kepemimpinan (leadership), pengembangan talenta yang dibutuhkan pada era VUCA saat ini, serta masih banyak lagi. Karya Talents yakin program KT 300 Club ini juga akan memberikan kemudahaan yang cukup signifikan bagi perusahaan.
Pambudi Sunarsihanto, selaku Human Resources Director Blue Bird Group mengatakan, “Bukan hanya penyaringan, tapi pemberdayaan dan pelatihan bagi calon pelamar juga sangat penting. Proses ini akan membantu perusahaan untuk menyeimbangkan faktor kompetensi dan karakter dalam proses penyaringan. Perusahaan juga akan lebih mudah untuk menemukan talenta terbaik secara tepat, ini juga membantu memastikan keseimbangan perusahaan dalam menghadapi pergerakan bisnis yang sangat cepat saat ini.”
Melalui KT 300 Club ini, Suparno juga berharap dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kompetensi SDM dengan memiliki pola pikir (Growth Mindset), kecerdasan emosional (Emotional Intelligence) yang terbaik dan siap memasuki era industri 4.0.(RO/E=1)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Sektor periklanan menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja dan mencatat pertumbuhan pengeluaran iklan digital hingga 12% per tahun.
Menaker menegaskan percepatan produktivitas nasional membutuhkan keterlibatan aktif pemangku kepentingan pemerintah, industri, akademisi, profesi, dan generasi muda.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui PractiWork, mahasiswa tidak hanya dinilai dari sisi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan kognitif, psikomotorik, karakteristik kepribadian, hingga minat dan preferensi kerja.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Konsep GAR hadir dari keprihatinan akan adanya kesenjangan antara teori akademik dengan tantangan nyata di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved