Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memudahkan perizinan bagi usaha penyediaan listrik. Hal itu diutarakan presiden saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Poso, Sulawesi Tengah yang dibuat oleh Kalla Group, Jumat (25/2). Pada kesempatan itu, Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 Jusuf Kalla menjelaskan rumitnya birokrasi untuk mengurus perizinan PLTA tersebut memakan waktu lima tahun.
"Birokasi utamanya di PLN diperhatikan. Jangan sampai ada keluhan seperti yang disampaikan bapak Jusuf Kalla, negosiasi perizinan lebih dari lima tahun. Sekuat apapun orang, akan kecapekan mengurus izin, belum bekerja di lapangan," ujar Jokowi.
PLTA Poso Energy yang diresmikan presiden terletak di Desa Sulewana Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. PLTA itu memiliki kapasitas 515 Mega Watt yang merupakan PLTA gabungan dengan PLTA existing (telah ada). Proyek tersebut, diperkirakan menghabiskan investasi sebesar Rp 17 triliun. Setelah diresmikan, jaringan transmisi dan gardu induk akan diserahkan pemeliharaannya pada PLN.
Presiden mengatakan dengan semakin banyaknya pendirian PLTA bisa membantu Indonesia mengejar target menuju penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT). Saat ini, pembangkit listrik di Indonesia masih didominasi oleh energi fosil atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
"Global mendesak, mengajak memberikan support pada semua negara untuk menggeser pemakaian enegri fosil utamanya batu bara ke energi hijau," ujar presiden.
Menurut Jokowi, potensi Indonesia untuk energi baru terbarukan cukup besar mencapai 418 Giga Watt baik yang berasal dari hidropower, geothermal, tenaga surya, angin, dan panas permukaan air laut. Namun, ia mengakui menggeser penggunaan dari energi kotor menuju energi ramah lingkungan bukan pekerjaan mudah.
"Hanya bagaimana kita bisa menggeser dari full (penuh) batu bara ke energi hijau. Bukan pekerjaan mudah karena sudah terlanjur banyak sekali PLTU," tutur Jokowi.
Baca juga: Presiden: PLTA Kayan akan Jadi Kunci Pengembangan Transisi Energi
Target yang telah disepakati Indonesia bersama dengan negara-negara global dalam menurunkan emisi, ujar Jokowi, dengan melakukan diversifikasi energi fosil dengan energi terbarukan sesuai dengan yang sudah ditetapkan yakni 23% pada tahun 2025. Lalu, pada 2030 target dinaikkan menjadi 39% hingga pada 2060 diharapkan Indonesia bisa mencapai nol emisi.
"Target seperti ini tidak mudah dikejar, antara pertambahan permintaan dan pertumbuhan listrik harus diseimbangkan. Jangan ada kelebihan pasokan sehingga membebankan PLN," ucapnya.
Jusuf Kalla menjelaskan pendirian PLTA Poso Energy bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar sekaligus memenuhi kebutuhan pasokan listrik. PLTA itu, ujarnya, memanfaatkan aliran air sungai (run of river) tanpa harus membuat bendungan.
Menurut Kalla, sudah saatnya energi hijau menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan kekuatan lebih dari 500 Mega Watt, diperkirakan PLTA Poso I dan II dpaat memberikan listrik ke 4 provinsi yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat sebagai energi cadangan.
"Kemampuan 500MW kita baru pakai 300 MW jika ada masalah di pembangkit lain (bisa digunakan)," tutur Jusuf Kalla.
Pada kesempatan itu, Jusuf Kalla juga mengeluhkan sulitnya mengurus perizinan usaha penyediaan listrik yang memakan waktu lebih dari lima tahun.(OL-5)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Indonesia Solar Summit (ISS) 2025 mengambil tema Solarizing Indonesia: Powering Equity, Economy, and Climate Action.
Instalasi panel surya merupakan lanjutan dari proyek serupa di kantor pusat Mowilex di Jakarta pada 2022 lalu.
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 55 pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi, termasuk milik Medco.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved