Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA harus secepatnya membangun sistem pertanian modern yang ramah lingkungan, terutama menghadapi ancaman ketahanan pangan dan krisis global.
Amanat Presiden RI, Joko Widodo tersebut disampaikan dalam pelantikan Pengurus Masyarakat Petani dan Pertanian Organik Indonesia (Maporina) di Perpustakaan Nasional pada Selasa (22/2).
Menurut Jokowi, di tengah pandemi kebutuhan pangan masyarakat internasional semakin meningkat. Pembatasan mobilitas menjadi ancaman adanya krisis pangan. Sehingga Indonesia tidak boleh bergantung pada pasokan dari luar.
Baca juga : Ketahanan Pangan Dianggarkan Rp108,8 Trilun di 2024, Pengamat: Belum Berpihak ke Petani
“Potensi sektor pertanian kita sangat besar, baik sektor domestik dan peluang ekspor terbuka lebar. Sudah seharusnya kita Pertanian organik mengambil momentum ini,” tambah Jokowi.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi menyampaikan bahwa pertanian organik adalah masa depan. Kesadaran akan Kesehatan, ekologi, keadilan, dan kepedulian menjadi kesadaran baru amsyarakat internasional.
Sehingga Presiden Jokowi berharap Maporina bisa mengajak generasi muda untuk turut mengembangkan pertanian berkelanjutan.
Baca juga : Bioteknologi, Dorong Kesejahteraan Petani untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Maporian, Subandriyo mengatakan momentum pelantikan pengurus pusat dan 14 pengurus wilayah, sekaligus ulang tahun yang ke-22 Maporina menjadi langkah awal Maporina untuk turut menyiapkan masa depan Indonesia.
Peluncuran Maporina TV, website, dan media sosial Maporina juga dilakukan sebagai bentuk starting point rebranding dan repositioning Maporina di tengah masyarakat.
“Tantangan kedepan sangat besar. Indonesia akan menjadi presedensi dalam pertemuan G20 pada november, saya harap semua pengurus Maporina dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendukung green economy,” ungkap Subandriyo
Acara yang bertajuk Niti Bumi 2022 ini juga meliputi penandatangan MoU Maporina dengan IJBNet (Indonesia-Japan Business Network) guna memasok kebutuhan bioavtur dunia, peringatan HUT k- 22, dan seminar internasional. (RO/OL-09)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan target swasembada pangan. Cadangan beras nasional di Perum Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
GP Ansor melakukan panen padi organik di Kabupaten Blora, sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa.
PRESIDEN Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada 70 tokoh penggerak gizi dan ketahanan pangan nasional. Itu termasuk jajaran Polri serta tokoh masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved