Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GAGASAN Menteri BUMN Erick Thohir melakukan transformasi terhadap perusahaan BUMN mulai membuahkan hasil. Perusahaan-perusahaan BUMN kini mulai membuahkan hasil dan memberikan kontribusi terhadap negara.
"Alhamdulillah kalau kita lihat hasilnya sudah terlihat. Kita tahu kalau keuangan negara sedang sulit, tidak mungkin kita defisit anggaran terus, mengharapkan pajak terus, karena BUMN yang tadinya untungnya hanya Rp13 triliun, sekarang bisa Rp61 triliun. Ini karena efisiensi yang luar biasa,” kata Erick Thohir dalam acara Mata Najwa bertema Guyub Akhir Tahun, Rabu (29/12).
BUMN era Erick Thohir berhasil mencatatkan sejumlah prestasi seperti kontribusi pada negara mencapai sekitar Rp375 triliun di 2020, hingga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp61 triliun di kuartal III-2021. Hal ini tentunya berkat penerapan dari transformasi dan inovasi yang dijalankan di masing-masing perusahaan BUMN.
Untuk mendukung transformasi BUMN, Erick Thohir berhasil melakukan restrukturisasi korporasi dan membentuk perusahaan holding. Selain itu, BUMN di bawah Kementerian BUMN era Erick Thohir berhasil membuat program yang berpihak terhadap pengembangan ekonomi akar rumput. Seperti Program Makmur dari Pupuk Indonesia, KUR dari Himbara hingga Mekaar dari PNM, Pertashop Pertamina berhasil membuka peluang kesempatan kerja baru bagi masyarakat untuk menjadi entrepreneur baru.
"Kalau kita lihat program-program dari pada BUMN sangat sekali mendukung. Bagaimana kita membuka lapangan pekerjaan dengan Mekaar-nya, dimana 5,2 juta ibu-ibu membuka lapangan kerja dan lain-lain, ini hal-hal yang saya rasa sangat positif," tambah Erick.
Erick pun memberikan apresiasi kepada presiden, kementerian, insan BUMN dan seluruh pemangku kebijakan yang terlibat dan memberikan dukungan untuk dalam proses transformasi. Eks Presiden klub Italia, Inter Milan tersebut, juga memberikan apresiasi terhadap timnya yang selalu mendukungnya.
"Terima kasih pada Bapak Presiden yang terus mendorong transformasi perubahan. Terima kasih pada para menteri terkait, karena tidak mungkin kita bisa bekerja seperti ini tanpa dukungan menteri terkait. Saya juga ucapkan terima kasih pada tim saya di BUMN,” terangnya.
Tak lupa, Erick mengucapkan permohonan maaf atas singkatnya waktu kebersamaan dengan keluarga di rumah. Menurutnya, ada tugas berat, prioritas, dan sederet pekerjaan yang saat ini harus menjadi prioritasnya sebagai bentuk pengabdian diri terhadap bangsa dan negara.
"Saya juga ucapkan terima kasih kepada keluarga saya, anak serta istri saya, yang biasanya selalu bersama-sama di akhir pekan. Saya mohon maaf karena saat ini memang ada tugas yang sangat berat, prioritas untuk kepentingan yang lebih banyak, yang saya harus lakukan,” ujarnya. (RO/OL-15)
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Optimisme ini mencakup pergeseran budaya dari militeristik menuju civilian policing (kepolisian sipil) yang lebih mengedepankan pelayanan publik.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) optimistis kinerja perseroan akan terus membaik seiring berjalannya transformasi perusahaan.
Hingga Oktober 2025, Asuransi Jasindo mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp3,27 triliun atau tumbuh 10,95% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Penyesuaian institusional yang mendasar akan mampu memulihkan dan menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Reputasi institusi kepolisian kerap meningkat pada momen tertentu, namun bisa menurun drastis ketika muncul kasus yang menyentuh rasa keadilan publik.
Zeta Bags memasuki babak baru melalui grand re-opening butik flagship dengan identitas segar bertema House of Zeta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved