Kamis 23 Desember 2021, 18:50 WIB

Strategi LPKR dalam Penjualan Properti: Terus Lakukan Inovasi

mediaindonesia.com | Ekonomi
Strategi LPKR dalam Penjualan Properti: Terus Lakukan Inovasi

ANTARA
CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady

 

PENGAMAT properti Panangian Simanungkalit memprediksi kinerja sektor properti pada 2022 mendatang akan positif, terlebih dengan membaiknya kondisi perekonomian Indonesia. 

“Properti adalah gerbong lokomotif bagi perekonomian suatu negara. Apabila di 2022 ekonomi Indonesia bisa bertumbuh di atas 5% maka sektor properti akan tumbuh hingga 15% terutama didukung oleh rumah tapak," katanya.
 
CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady sependapat bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional 5% dapat tercapai, seiring dengan meningkatnya kinerja sektor properti, LPKR melakukan transformasi, bukan hanya menjual rumah tetapi inovasi. 

"Konsep dasar LPKR ialah memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang untuk dapat memiliki rumah. Maka kami berinovasi membuat desain rumah yang indah dan fungsional dengan harga terjangkau. Kami memperhatikan kebutuhan konsumen dengan gaya hidup new normal dan kami mencocokan desain rumah dengan kebutuhan tersebut," ujar John dalam keterangannya, Kamis (23/12).
 

Baca juga: Komitmen Bangun Pertanian Sulut, Kementan Luncurkan 'Minaesa'


Inovasi LPKR dalam menciptakan hunian terjangkau yang memenuhi kebutuhan pasar terbukti dari peluncuran Cendana Homes Series pertama pada 11 Juli 2020 yang berhasil menoreh prestasi di tengah masa pandemi covid-19 dengan total 324 unit sold out dalam waktu 4 jam dan mengalami oversubscribed. 

Hingga Semester II/2021, LPKR terus meluncurkan 8 klaster Cendana Homes Series dan 2 klaster komersial. Keberhasilan strategi ini membuahkan angka prapenjualan sebesar Rp4,2 triliun bagi LPKR dan melampaui target sebelum menutup 2021. 
 
“Filosofi keberhasilan bisnis Lippo adalah untuk memberi manfaat kepada masyarakat untuk mempermudah kehidupan. Kami menciptakan value dan wealth bagi konsumen melalui kepemilikan rumah yang merupakan tabungan terbesar bagi keluarga. Misalnya konsumen membeli rumah dengan skema cicilan maka dalam jangka waktu 10 tahun cicilan rumah akan selesai dan saat itu harga rumah sudah berlipat ganda. Rumah itu menjadi berharga karena menjadi sebuah kebanggaan bagi seluruh keluarga dan secara price value sudah menjadi investasi yang sangat baik,” pungkas John. (RO/S-2)

Baca Juga

Ist

Sandiaga Uno Ajak UMKM Berkolaborasi dengan Platform E-commerce

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 08:14 WIB
Pelaku UMKM diminta berkolaborasi dengan platform digital agar dapat semakin menciptakan peluang usaha, membangkitkan ekonomi, dan...
MI/HO

Mendag Sebut Harga Komoditas Tinggi Peluang bagi Investasi dan Inovasi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 05:11 WIB
“Ini bagian dari oprtunity. Harga komoditas tinggi ini menyebabkan banyak investasi dan inovasi untuk menciptakan nilai tambah bagi...
MI/ Susanto

Kemenkeu: Kondisi Utang Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:57 WIB
Selain itu, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga disebut masih berada di bawah batas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya