Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Sony di India menyelesaikan rencana merger dengan raksasa penyiaran domestik, Zee Entertainment, pada Rabu (22/12) dalam kesepakatan yang mungkin belum diblokir oleh penentangan dari investor Amerika Serikat yang tidak puas.
Analis mengatakan merger itu dapat menciptakan jaringan hiburan terbesar kedua di negara itu, menyaingi pemimpin pasar Disney.
Proposal tersebut memberi keluarga pendiri Zee 4% di entitas baru, tetapi tetap memegang kendali manajemen. Chief executive officer dan direktur pelaksana Punit Goenka terus memimpin perusahaan itu.
"Perusahaan gabungan akan menciptakan bisnis hiburan yang komprehensif, sehingga memungkinkan kami melayani konsumen dengan pilihan konten yang lebih luas di seluruh platform," katanya dalam suatu pernyataan.
Namun masa jabatan Goenka telah ditentang oleh pemegang saham terbesar Zee, Invesco, yang pada September menuntut pemecatannya karena kegagalan manajemen yang berulang dan kinerja buruk.
Zee dan perusahaan investasi AS sejak itu berhadapan di pengadilan atas upaya Invesco untuk mengadakan rapat umum luar biasa dan perombakan dewan.
Kesepakatan Sony juga akan memungkinkan keluarga Goenka untuk meningkatkan kepemilikannya di entitas gabungan menjadi 20% di masa depan. Klausul ini kemungkinan akan ditentang oleh pemegang saham yang dipimpin oleh Invesco.
Kesuksesan merger itu akan memperluas jangkauan kedua perusahaan di India, analis media Elara Capital Karan Taurani mengatakan kepada AFP. "Sony memiliki penawaran acara olahraga dan hiburan perkotaan yang kuat dan tidak dimiliki Zee. Zee sangat kuat di segmen regional dan perdesaan," tambahnya. India, rumah bagi 1,3 miliar orang, memiliki pasar hiburan senilai US$24 miliar, menurut raksasa akuntansi EY.
Baca juga: Perluas Bisnis, Maersk akan Akuisisi Perusahaan Logistik Tiongkok
Jika disetujui oleh regulator dan pemegang saham, kesepakatan itu diharapkan selesai pada akhir Maret 2022 dan perusahaan baru akan terdaftar secara publik di India. Sony Pictures Networks India akan memegang 50,86% saham mayoritas menurut proposal merger. (AFP/OL-14)
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis.
Kemendag menggandeng Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (Japan External Trade Organization/Jetro) guna mendorong produk lokal Indonesia menembus jaringan ritel Jepang.
RYLAN Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia Henry Pribadi, meninggal dunia pada 7 Januari silam.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
ANGGOTA DPR RI Puti Guntur Soekarno Putri menyebut nilai-nilai Pancasila telah lama diadopsi oleh masyarakat Jepang menjadi filosofi dan standar moral.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved