Selasa 07 Desember 2021, 19:26 WIB

PPKM Level 3 Dibatalkan, Ekonom : Masyarakat Makin Pede Belanja 

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
PPKM Level 3 Dibatalkan, Ekonom : Masyarakat Makin Pede Belanja 

Antara/Feny Selly
Pemindaian aplikasi Pedulilindungi di pusat perbalanjaan

 

DIREKTUR Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menuturkan, pembatalan penerapan PPKM level 3 saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi angin segar bagi pengusaha karena tidak adanya pembatasan yang ketat. 

"Ini kabar yang cukup positif bagi pelaku usaha. Masyarakat bisa pede berbelanja karena akhir tahun biasanya terjadi kenaikan belanja masyarakat," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (7/12). 

Bhima menyebut, sektor yang berkaitan dengan retail, perdagangan grosir, transportasi dan pendukung pariwisata diperkirakan bisa membukukan omset lebih baik dari 2020 akibat ditiadakannya kebijakan PPKM level 3. 

"Pertumbuhan ekonomi di kuartal ke IV diperkirakan bisa tembus diatas 4%, dari sebelumnya dibawah batas 3% akibat perubahan kebijakan pembatasan sosial," jelas Bhima. 

Tapi di sisi yang lain, dia menekankan soal kewaspadaan terhadap varian Omicron yang juga perlu diantisipasi oleh para pelaku usaha. 

Baca juga : Pembatalan PPKM Level 3 Libur Nataru Bakal Bangkitkan Ekonomi

Misalnya, kata Bhima, soal kewajiban menggunakan aplikasi PeduliLindungi di tempat-tempat publik, hotel atau pusat perbelanjaan yang harus ditegakkan. 

"Kalau lengah soal ini, maka risiko lonjakan kasus paska libur Nataru bisa blunder ke pemulihan ekonomi," pungkasnya. 

Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Natal dan Tahun Baru atau Nataru pada semua wilayah. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini dengan beberapa pengetatan. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, perbatasan Indonesia akan tetap diperketat dengan syarat untuk penumpang dari luar negeri adalah hasil tes PCR negatif maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, serta melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Yulius Satria Wijaya.

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Nonsubsidi Naik Tahun Ini

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:32 WIB
Rencana penaikan tarif listrik akan dikoordinasikan ESDM dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang...
MI/INSI NANTIKA JELITA

ESDM Pastikan Pasokan Batu Bara Aman, Tak Ada Kekhawatiran Mati Lampu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:18 WIB
"Saya bisa katakan dengan sendirinya kekhawatiran kita terhadap mati lampu atau pemadaman bergilir itu tidak perlu lagi khawatir...
AFP/Roslan Rahman.

Harga Minyak Mentah Sentuh Level Tertinggi dalam Tujuh Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 16:26 WIB
Para analis juga mengamati musim pendapatan perusahaan yang sedang berlangsung. Harapan mereka bahwa perusahaan dapat menyamai kinerja...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya