Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati angkat suara mengenai pernyataan pimpinan MPR ihwal pemotongan anggaran dan ketidakhadirannya dalam rapat. Dia menjawab hal itu melalui akun instagram pribadinya pada Rabu (1/12).
Dalam takarir postingan instagramnya, Sri Mulyani menyatakan, undangan rapat dari MPR diterima sebanyak dua kali. Namun dua undangan itu tak dapat dipenuhi lantaran berbarengan dengan agenda lain yang menuntut kehadirannya.
"27 Juli 2021 bersamaan dengan rapat internal Presiden yang harus dihadiri sehingga kehadiran di MPR diwakilkan Wamen. Tanggal 28 September 2021 bersamaan dengan rapat Banggar DPR membahas APBN 2022 di mana kehadiran Menkeu wajib dan sangat penting. Rapat dengan MPR diputuskan ditunda," tulis Sri Mulyani.
Dia menjelaskan, menyoal anggaran MPR, hal yang sama juga dilakukan seluruh Kementerian/Lembaga. Setidaknya di 2021 ini terjadi empat kali refocussing anggaran. Itu ditujukan untuk membantu penanganan covid-19 lantaran klaim pasien melonjak tinggi, akselerasi vaksinasi, dan mendukung pelaksnaaan PPKM di berbagai daerah.
"Anggaran juga difokuskan membantu rakyat miskin dengan meningkatkan bansos, membantu subsidi upah para pekerja, dan membantu UMKM akibat mereka tidak dapat bekerja dengan penerapan PPKM level 4," jelas Sri Mulyani.
Perempuan yang karib disapa Ani itu bilang, anggaran untuk pimpinan MPR dan kegiatan tetap didukung sesuai mekanisme APBN. Ani mengatakan, menghormati fungsi dan tugas semua lembaga tinggi negara yang diatur dan ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.
"Kemenkeu dan Menkeu terus bekerja sama dengan seluruh pihak dalam menangani dampak pandemi covid-19 yang luar biasa bagi masyarakat dan perekonomian," pungkas Ani.
Sebelumnya, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad meminta Presiden Jokowi mendepak Sri Mulyani lantaran dianggap tidak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintahan yang berkelanjutan.
Menkeu juga beberapa kali disebut tidak datang memenuhi undangan rapat dari pimpinan MPR RI dan Badan Penganggaran MPR RI, tanpa ada alasan yang jelas. (Mir/E-1)
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memotong anggaran transfer ke daerah (TKD) dan dinilai lebih baik dari Sri Mulyani
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved