Rabu 01 Desember 2021, 00:06 WIB

Hunian Mixed-Use dengan Konsep Ruang Terbuka Luas Jadi Perhatian Konsumen Properti 

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Hunian Mixed-Use dengan Konsep Ruang Terbuka Luas Jadi Perhatian Konsumen Properti 

Dok. Pribadi
Maket pengembangan Antasari Place

 

SEJAK pandemi Covid-19 melanda dunia, cara dan kebiasaan hidup manusia mulai berubah menyesuaikan dengan situasi. Terutama karena adanya tuntutan bekerja dan belajar dari rumah. Konsumen properti pun kini mencari hunian dengan konektivitas yang baik dan juga jarak tempuh yang lebih dekat dan mudah untuk mengakses fasilitas yang dibutuhkan. 

Di sisi lain, perhatian terhadap adanya fasilitas ruang terbuka dalam hunian juga meningkat. Hal itu karena ruang terbuka dinilai bisa mengecilkan risiko penularan virus dalam lingkungan dan memberikan kenyamanan tambahan bagi penghuni.

Hal itu juga menjadi perhatian PT Indonesian Paradise Property (INPP) dalam mengembangkan proyek terbarunya, Antasari Place. Mengusung konsep Mixed-Use, Antasari Place yang berada di kawasan CBD baru Jakarta Selatan, mengklaim dekat dengan sejumlah fasilitas utama, seperti transportasi publik, kesehatan, pendidikan, dan kawasan bisnis. Antasari Place yang dibangun dilahan sekitar 2,5 hektare, juga menempatkan 70% dari luasannya sebagai area terbuka hijau. 

“Kehadiran Antasari Place di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat melampaui standar kebutuhan masyarakat bertempat tinggal ataupun berinvestasi, khususnya di Jakarta,” kata Anthony Prabowo Susilo, Presiden Direktur & CEO PT Indonesian Paradise Property. 

Anthony menjelaskan, dalam merancang dan merencanakan produknya INPP berorientasi pada human centered design (HCD) yaitu dengan melakukan pendekatan yang berfokus kepada konsumen. Dalam konsep HCD produk yang dihasilkan harus sesuai kebutuhan, kebiasaan dan kapabilitas konsumen.  

Baca juga : Ekosistem Pembiayaan Properti Syariah Mesti Diciptakan

Strategi tersebut dilakukan demi memberi solusi keamanan, kenyamanan, dan gaya hidup penghuninya. Selain itu dalam setiap produknya INPP selalu melibatkan unsur budaya dan kearifan lokal yang diadaptasi secara artistik dalam elemen desain bangunan. 

INPP sejak 2010 juga mulai mengalihkan fokus untuk membangun hunian berkonsep mixed-use. Sampai saat ini INPP telah menghadirkan properti dengan mengusung konsep ini di 3 lokasi yaitu, Bali, Bandung dan Jakarta. 

Saat ini  INPP sedang melakukan renovasi marketing gallery Antasari Place yang rencananya akan dibuka pada awal 2022. Sejalan dengan proses persiapan ini, untuk mempermudah konsumen melakukan pembayaran atas kepemilikan unit, INPP juga telah menandatangani kerjasama dengan Bank Nobu pada 22 November 2021 lalu, dan kini tengah menjajaki kerjasama serupa dengan bank-bank lainnya.  

“Kami selalu konsisten dalam mengimplementasikan strategi bisnis yang kreatif dan inovatif untuk menghasilkan iconic lifestyle destination. Karena itulah kunci pembeda kami dengan pengembang lainnya," pungkas Anthony. (RO/OL-7)

Baca Juga

MI/Panca Syurkani.

Bank Indonesia Benarkan Alami Serangan Siber pada Desember

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 20 Januari 2022, 17:44 WIB
Dark Tracer, platform intelijen dark web, menyebut bahwa Bank Indonesia telah menjadi korban peretasan geng ransomware bernama...
Antara/Sigid Kurniawan.

Bank Indonesia Prakirakan Kredit Tumbuh 6%-8% Tahun Ini

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 20 Januari 2022, 17:37 WIB
Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan November 2021 tetap tinggi sebesar...
ANTARA/SEKRETARIAT NEGARA

Presiden: 2022 Momentum untuk Pulih Maksimal

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 20 Januari 2022, 17:25 WIB
Meskipun omikron telah masuk dan menyebar di sejumlah daerah, antisipasi yang telah dilakukan pemerintah diyakini akan mampu membendung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya