Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memutuskan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus diarahkan kepada 2 hal. Pertama, produk yang berbasis kreativitas yang bisa menjadi unggulan produk UMKM.
"Kita memiliki DNA seni dan budaya yang luar biasa yang bisa menjadi produk kreativitas. Produk kreativitas berbasis budaya, seni yang berakar pada kultur kita yang sangat kaya," kata Menteri Koperasi UKM Teten Masduki saat mengunjungi NTB Expo di Kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (21/11).
Kedua yakni produk yang berbasis digital, hal ini sudah dilakukan oleh anak muda di Bandung Jawa Barat yang selama pandemi bisa menghasilkan banyak profit dengan membuat gim-gim yang sederhana secara digital.
Selain itu, UMKM khususnya pelaku usaha mikro untuk ke depannya harus masuk dalam industri pasok nasional jadi industri global. Pemerintah harus arahkan UMKM dalam rantai pasok industri membuat komponen yang menjadi pendukung industri makanan, otomotif, furniture, elektronik dan sebagainya.
"Ini perlu dukungan pemerintah daerah melakukan pendampingan, kita harus by design jangan biarkan UMKM ketika mau usaha hanya meniru tetangga nanti hanya menjadi persaingan tinggi," ujar Teten.
Contohnya jika ada tukang bakso baru dan meniru tetangganya saja hanya menambah persaingan dan tidak ada kreatifitas yang baru. Sehingga pemerintah daerah perlu mengarahkan supaya persaingan tidak terlalu ketat.
Baca juga : Pemerintah Dorong UMKM di Kawasan Sirkuit Mandalika
"Strategi kita kalau ada usaha yang bisa di scaling-up di setiap daerah kita targetkan kita perbesar supaya penyerapan tenaga kerjanya besar sehingga jumlah usaha mikro berkurang," ungkapnya.
Karena itu, lanjut Teten, usaha mikro tidak produktif dan pendapatannya pun masih di bawah UMR sehingga perlu dikurangi dan perbesar kesempatan kerja di sektor formal.
Hal ini tentunya juga karena adanya peringatan dari Bank Dunia agar Indonesia menyediakan lapangan kerja yang lebih berkualitas. Sehingga diarahkan juga jika ada investor masuk ke daerah maka diarahkan bermitra dengan UMKM.
Teten menyebutkan, pemerintah sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait kewirausahaan agar jelas melahirkan wirausaha baru yang lebih tangguh skalanya bukan lagi mikro tapi lebih ke kecil dan menengah.
Akses pasar juga diperkuat dengan penyerapan dalam negeri, mendorong ekspor, dan termasuk 40% belanja pemerintah dari APBN yang dibelanjakan ke UMKM.
"Saya kira ekosistem itu bisa menjadi mempercepat UMKM naik kelas. Terakhir di daerah harus memiliki keunggulan domestik," pungkasnya. (OL-7)
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta kreativitas bagi dunia usaha dalam menghadapi perubahan ekonomi.
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif meluncurkan Radio Ekraf 2026 di Kota Bandung.
Asta Karya dirancang untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved