Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TERPILIHNYA Kawendra Lukistian sebagai Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) periode 2025-2030 kembali menumbuhkan harapan besar dari pelajar dan mahasiswa penggerak ekonomi kreatif yang tergabung dalam Gekrafs Kampus.
Bahkan, pada perhelatan Kongres ke-1 Gekrafs di Jakarta, para pelajar dan mahasiswa mengapresiasi kepemimpinan Kawendra Lukistian yang mampu menghubungkan mereka melalui Gekrafs Kampus. Presidium dan pengurus Gekrafs Kampus Nasional pun sepakat mendukung Kawendra kembali memimpin Gekrafs.
"Melihat bagaimana suportifnya Mas Kawendra kepada anak-anak muda yang mau berkembang di bidang ekonomi kreatif, kami sepakat mendukung Mas Kawendra melanjutkan kepemimpinannya pada periode 2025-2030," tegas Hijaz Mahesa, Bendahara Gekrafs Kampus sebagai juru bicara Gekrafs Kampus Nasional, dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (25/7).
Presidium Nasional Gekrafs Kampus Hanif al-Fattah menilai kepemimpinan Kawendra selama periode pertama kepengurusan Gekrafs tidak hanya berhasil meningkatkan public awareness ekonomi kreatif selama 5 tahun terakhir, tetapi juga menciptakan jaringan besar penggerak ekonomi kreatif dari seluruh Indonesia bahkan dunia.
"Sejak awal didorong untuk berjejaring melalui Gekrafs Kampus, saya dan teman-teman sangat setuju dengan visi Gekrafs yang disampaikan Mas Kawendra waktu itu, meningkatkan literasi ekonomi kreatif dan jadi tonggak ekonomi Indonesia di masa depan," ujar Hanif.
Ia menambahkan pasca terpilihnya kembali Kawendra Lukistian sebagai Ketua Umum Gekrafs periode 2025-2030, Gekrafs Kampus ditantang untuk memperluas jaringan ke lebih banyak wilayah dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia secara masif dalam setahun ke depan.
"Kami optimistis lewat kepemimpinan Kawendra Lukistian, Gekrafs Kampus akan ditargetkan memiliki kepengurusan di seluruh provinsi dengan kepengurusan kampus sebanyak 40 perguruan tinggi pada 2026," pungkas Hanif. (H-2)
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi PDB sektor ini pada 2024 sebesar Rp1.611,2 triliun atau 7,28% dari PDB nasional melebihi pertumbuhan PDB nasional 5,03%.
Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat tumbuh 5,69 persen, dengan nilai ekspor yang telah mencapai US$12,89 miliar dan melampaui target tahun 2025.
Mayoritas pelaku usaha kreatif merupakan usaha mikro dan kecil yang berkembang terutama di wilayah perkotaan.
Penulisan konten digital kini menjadi salah satu sektor kreatif yang berkembang paling cepat dan mampu membuka peluang ekonomi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved