Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengaku mendapat paksaan soal pembukaan rute penerbangan. Pasalnya, pihaknya berkeyakinan penutupan rute tersebut karena tidak membawa keuntungan bagi maskapai akibat sepi penumpang.
Rute Garuda diturunkan dari 237 menjadi 140 rute atau ada 97 rute yang ditutup. Hal ini disampaikan Irfan saat Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Kompleks Senayan, Selasa (9/11).
"Soal business plan, pertama Garuda harus untung. Kita tahu bikin untung, enggak usah gaya-gayaan, kita tahu. Tapi, selama ini kita terdesak bikin kami enggak untung karena ada banyak tekanan membuka rute," ungkapnya
Salah satu rute penerbangan yang ditutup Garuda ialah Bandar Udara Internasional Juwata di Tarakan, Kalimantan Utara. Irfan pun meminta pengertian soal penutupan ini untuk kepentingan bisnis maskapai itu yang tengah dirundung masalah finansial akibat utang yang mencapai US$9,8 miliar.
"Jadi bapak-bapak (di Komisi VI DPR) mohon dukungan, apabila kami bilang enggak, kita tutup, seperti di Tarakan. Saya bilang ini enggak untung. Maaf, bapak mending pilih pesawat lain atau lewat darat. Maaf, kita enggak bisa lakukan itu," ujar Dirut Garuda ini.
Begitu pun dengan rute internasional, seperti penerbangan ke Amsterdam, Belanda, lalu ke London, Inggris juga sudah ditutup sementara rutenya oleh Garuda akibat sepi penumpang. Sementara, Tiongkok, Australia dan negara lainnya masih dibuka karena dianggap menguntungkan perusahaan.
"Ke Tiongkok, Australia masih terbang, ini masih untung karena (mengangkut) isi kargo. Yang semua diterbangkan sekarang kebanyakan kargo. Itu pun terbangnya seminggu sekali. Jeddah kita masih tutup, Amsterdam juga," sebutnya.
Sebagian pesawat Garuda pun telah dikembalikan kepada lessor seperti pesawat Boeing 737 karena masalah utang penyewaan. Jumlah pesawat yang diterbangkan Garuda oun akan menurun drastis, dari 202 pesawat di 2019, menurun menjadi 134 pesawat di 2022.
Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo menuturkan, dari 142 unit pesawat yang dimiliki Garuda, saat ini yang beroperasi hanya 50-60 unit. Pesawat tersebut dioperasikan di rute-rute potensial seperti ke bandara Ngurah Rai di Denpasar, Bali. (Ins/OL-09)
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Anggota DPR RI Irine Yusiana mendesak pemerintah menerbitkan Inpres transportasi publik. Data MTI menunjukkan hanya 8% daerah yang alokasikan anggaran.
DPR RI mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya prajurit TNI dalam serangan misil di markas pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
DPR mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk segera mengeluarkan kesimpulan tegas terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus
Anggota Komisi III DPR Gus Falah Amru apresiasi penurunan angka kecelakaan Mudik 2026, namun ingatkan Polri agar terus berinovasi dan jangan cepat berpuas diri.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyoroti temuan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terkait maraknya pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Singapore Airlines menyampaikan permintaan maaf terkait hilangnya bagasi penumpang rute Melbourne–Singapura–Jakarta. Koper tersebut telah dikembalikan kepada pelanggan
Transisi dari sistem 2 tingkat menjadi 3 tingkat ini bertujuan untuk menutup celah yang saat ini dieksploitasi oleh pihak asing, menyeimbangkan layanan rute dengan harga yang efisien.
Mulai efektif 7 Maret 2026. AirAsia menggebrak dengan empat rute strategis, yaitu Surabaya–Makassar, Makassar–Kendari, Makassar–Palu, dan Makassar–Luwuk.
Daftar maskapai paling sering delay di dunia sepanjang 2025. Ryanair, easyJet, Frontier hingga JetBlue mencatat tingkat keterlambatan tertinggi.
Pembukaan rute ini dinilai semakin memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan Jawa Barat dan Jawa Timur.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved