Senin 01 November 2021, 13:41 WIB

Menparekraf Prediksi Terjadi Pergeseran Industri Akibat Pandemi Covid-19

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Menparekraf Prediksi Terjadi Pergeseran Industri Akibat Pandemi Covid-19

Ist
Menparekraf Sandiaga Uno mengamati produk kerajinan saat melakukan kunjungan kerja ke desa wisata.

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memprediksi akan terjadi pergeseran indusri atau industry megashift pada tahun 2021 ini akibat pandemi Covid-19. Hal ini tentu akan membawa perubahan besar di beberapa sektor industro.

"Tahun ini diprediksi adanya pergesaran industri atau industry megashift. Hal ini mencakup perubahan besar di bidang teknologi, politik, regulasi, sosial, ekonomi hingga lingkungan yang menghasilkan peta kompetisi baru di era pandemi," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Senin (1/11).

Perubahan ini lanjut dia, menghasilkan landscape industri baru yang ditandai dengan empat karakteristik baru yakni hygiene, low touch economy, Less Crowd, dan Low Mobility.

Menurutnya, pandemi juga telah mengubah tren pariwisata ke arah quality dan sustainable tourism. Maka dari itu, segmentasi pariwisata ke depan akan lebih ke arah personalize, customize, localize and smaller insize.

"Untuk itu inovasi, adaptasi dan kolaborasi mutlak diperlukan sebagai kunci utama dalam menghadapi dinamika yang terus terjadi. Kemenparekraf saat ini terus bergerak dengan semangat Geber, Gercep dan Gaspol untuk mempersiapkan destinasi wisata melalui pola perjalanan yang lebih aman dan nyaman," pungkas Sandi. (Des/OL-09)

Baca Juga

Antara

(MGN Summit) Smart City Bukan Hanya Teknologi, Tapi Juga Keterlibatan Masyarakat

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:16 WIB
untuk membangun sebuah smart city, bukan hanya kecanggihan teknologi yang dibutuhkan, melainkan juga keterlibatan masyarakat yang berada...
MI/Heri Susetyo

(MGN Summit) Produk UMKM Butuh Dibeli, Bukan Hanya Sekadar Bangga

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:00 WIB
Tidak semua produk UMKM akan dibeli oleh masyarakat. Maka dari itu, offtaker menjadi hal yang paling dibutuhkan oleh UMKM saat...
 MI/Bagus Suryo

Produksi Batu Bara Sumatra Selatan Mencapai 50 Juta Ton pada 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 13:36 WIB
Produksi batu bara di Provinsi Sumatra Selatan mencapai 50 juta ton pada 2021 atau meningkat satu juta ton dibandingkan tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya